24, 2026 ID
Maluku Utara

El Niño Kuat, Kemarau Masih Dominasi Cuaca Maluku Utara

Prakiraan Cuaca Maluku Utara 21–27 Agustus 2026Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca nasional untuk periode 21–27 Agustus 2026. Dalam sepekan ke depan, fenomena El Niño yang tergolong sangat kuat

El Niño Kuat, Kemarau Masih Dominasi Cuaca Maluku Utara

Prakiraan Cuaca Maluku Utara 21–27 Agustus 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca nasional untuk periode 21–27 Agustus 2026. Dalam sepekan ke depan, fenomena El Niño yang tergolong sangat kuat masih membayangi Indonesia sehingga musim kemarau diprediksi tetap mendominasi hampir seluruh wilayah, tak terkecuali Maluku Utara. Meski demikian, BMKG mengingatkan bahwa hujan lokal dengan intensitas ringan hingga sedang tetap berpotensi terjadi di sejumlah titik, terutama pada sore hingga malam hari.

Kondisi atmosfer yang kering akibat El Niño membuat sebagian besar wilayah Indonesia, khususnya bagian tengah dan timur, diprakirakan cerah berawan dengan suhu udara terasa panas pada siang hari. Untuk wilayah Maluku Utara, suhu maksimum diperkirakan berada pada kisaran 30–34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang cenderung rendah. Kondisi ini diprakirakan terjadi di Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Sofifi, serta sejumlah kabupaten di Pulau Halmahera.

Kendati kemarau mendominasi, BMKG menegaskan potensi hujan lokal tidak dapat diabaikan. Pertumbuhan awan konvektif yang bersifat lokal dapat memicu hujan singkat di beberapa wilayah, misalnya di sekitar kawasan perbukitan dan pegunungan Halmahera serta daerah pesisir yang terpengaruh hembusan angin laut. Hujan yang turun umumnya tidak merata, berdurasi pendek, dan hanya terjadi di wilayah yang sempit.

BMKG mengimbau masyarakat Maluku Utara untuk tetap waspada terhadap sejumlah dampak musim kemarau, antara lain berkurangnya ketersediaan air bersih, kekeringan di sebagian daerah, serta meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan. Warga diminta bijak dalam memanfaatkan air dan tidak membakar lahan ataupun membuang puntung rokok secara sembarangan, terutama di area dengan vegetasi kering yang mudah terbakar. Pemerintah daerah diharapkan mengaktifkan posko siaga dan memastikan ketersediaan air bersih bagi warga di wilayah rawan kekeringan.

Nelayan dan pelaku pelayaran di perairan Maluku Utara juga diminta memperhatikan kondisi angin dan gelombang. Pada periode tersebut, angin diprakirakan bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan bervariasi, sementara tinggi gelombang di Laut Maluku dan perairan utara Halmahera dapat mencapai satu hingga dua meter. Masyarakat pesisir diimbau mengantisipasi gelombang yang lebih tinggi saat angin kencang.

BMKG menyatakan terus memantau perkembangan dinamika atmosfer dan akan memperbarui informasi prakiraan secara berkala. Masyarakat diimbau mengakses kanal resmi BMKG untuk mendapatkan informasi cuaca yang terkini dan akurat, serta menyiapkan langkah mitigasi sejak dini menghadapi puncak musim kemarau yang masih berlangsung.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag