24, 2026 ID
Nasional

Kepala Barantin Dorong Mahasiswa Undip Manfaatkan Peluang Hilirisasi

Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) mendorong mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) untuk menangkap peluang besar di sektor hilirisasi produk pertanian, perikanan, dan kehutanan. Hilirisasi dinilai menjadi kunci transformasi ekon

Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) mendorong mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) untuk menangkap peluang besar di sektor hilirisasi produk pertanian, perikanan, dan kehutanan. Hilirisasi dinilai menjadi kunci transformasi ekonomi nasional karena mampu meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri di tengah persaingan pasar global.

Hilirisasi merupakan upaya mengolah bahan mentah menjadi produk setengah jadi atau produk jadi sebelum diekspor. Dengan strategi ini, Indonesia tidak lagi bergantung pada ekspor bahan baku, melainkan menjual produk bernilai tambah yang mampu menembus pasar internasional. Selain memperkuat neraca perdagangan, hilirisasi juga membuka lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan industri pengolahan di daerah.

Kepala Barantin menegaskan bahwa keberhasilan hilirisasi tidak lepas dari peran pengawasan karantina. Barantin memastikan setiap produk yang diekspor memenuhi standar keamanan pangan, kesehatan hewan dan tumbuhan, serta ketertelusuran mutu. Sertifikat karantina menjadi pintu gerbang agar produk Indonesia diterima negara tujuan, terutama di tengah meningkatnya tuntutan persyaratan sanitari dan fitosanitari (SPS) dari mitra dagang.

Menurut dia, mahasiswa memiliki posisi strategis dalam mendukung agenda hilirisasi nasional. Sebagai calon sumber daya manusia unggul, mahasiswa dituntut menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk inovasi pengolahan hasil pertanian yang ramah lingkungan dan berdaya saing. Pemahaman terhadap standar mutu internasional sejak dini akan menjadi modal berharga saat mereka terjun ke dunia industri.

Kolaborasi Kampus dan Barantin

Kepala Barantin mengajak perguruan tinggi, khususnya Undip, menjalin kolaborasi nyata dengan Barantin melalui penelitian bersama, magang, dan pengembangan laboratorium. Kemitraan ini diharapkan mempertemukan dunia akademik dengan kebutuhan industri sehingga lahir inovasi yang siap dipasarkan. Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa dapat belajar langsung tentang proses sertifikasi produk, pengawasan mutu, hingga strategi penetrasi pasar ekspor.

Ia juga mengingatkan agar mahasiswa tidak berhenti pada wacana, tetapi mulai mengembangkan produk unggulan berbasis potensi daerah. Dengan dukungan riset dan pendampingan karantina, produk olahan lokal dapat diangkat menjadi komoditas ekspor yang bernilai tinggi. Generasi muda diharapkan tampil sebagai agen perubahan yang membawa produk Indonesia bersaing di tingkat global.

Dorongan ini sejalan dengan upaya pemerintah mempercepat hilirisasi sebagai salah satu pilar transformasi ekonomi. Dengan sinergi antara institusi negara, dunia usaha, dan akademisi, Indonesia diyakini mampu melompat dari negara pengekspor bahan mentah menjadi produsen produk bernilai tambah. Mahasiswa Undip pun diharapkan menjadi salah satu motor penggerak yang merealisasikan mimpi besar tersebut.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag