Pemprov NTB Pastikan Penanganan Kebakaran Desa Sade Terpadu
Mataram – Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB mendampingi Wakil Gubernur NTB meninjau langsung lokasi kebakaran di Desa Adat Sade, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Peninjauan ini bertujuan memastikan penanganan dan pemulihan pascakebakaran berjalan cepat, terkoordinasi, dan kebutuhan warga terdampak terpenuhi.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan mengecek kondisi rumah warga yang terbakar serta memastikan proses pemadaman dan pendinginan titik api telah tuntas. Kalaksa BPBD NTB memastikan tim gabungan telah bekerja maksimal sejak api pertama kali dilaporkan, dengan dukungan personel pemadam kebakaran, TNI, Polri, relawan, dan warga setempat.
Kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman adat tersebut dilaporkan melahap sejumlah rumah warga. Kerugian material masih dalam pendataan petugas. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, meski sejumlah warga sempat dievakuasi untuk alasan keamanan. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, dan tim kepolisian bersama instansi terkait melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab pasti musibah tersebut.
Wagub NTB menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa warga Desa Adat Sade. Pemerintah provinsi berkomitmen mendampingi proses pendataan kerugian serta mempercepat penyaluran bantuan, baik dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, maupun pihak lain yang ingin membantu.
Sementara itu, Kalaksa BPBD NTB menegaskan bahwa pendataan korban dan kerugian terus dilakukan secara transparan. Ia juga meminta warga tetap waspada terhadap potensi kebakaran susulan, terutama di sisa material yang masih mengeluarkan asap, serta mengimbau masyarakat menjaga keamanan kawasan cagar budaya.
Desa Adat Sade dikenal sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Lombok yang mempertahankan arsitektur khas suku Sasak. Karena itu, pemulihan kawasan ini tidak hanya menyangkut tempat tinggal warga, tetapi juga pelestarian nilai budaya dan keberlanjutan pariwisata NTB.
Pemerintah daerah memastikan rumah-rumah yang terdampak akan dibangun kembali dengan tetap memperhatikan kekhasan arsitektur adat setempat. Koordinasi dengan Pemkab Lombok Tengah, tokoh adat, dan masyarakat dilakukan agar proses rekonstruksi berjalan sesuai ketentuan adat yang berlaku.
Kalaksa BPBD NTB menambahkan, bantuan logistik seperti tenda, makanan siap saji, dan kebutuhan dasar lainnya telah disalurkan ke lokasi pengungsian. Tim kesehatan juga diterjunkan untuk memantau kondisi warga terdampak, terutama anak-anak dan lansia.
Penanganan kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan bencana, terutama di kawasan permukiman padat dan kawasan wisata. BPBD NTB mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran, khususnya pada musim kemarau.
Pemerintah Provinsi NTB memastikan akan terus memantau perkembangan penanganan hingga seluruh warga terdampak kembali memperoleh tempat tinggal yang layak dan aktivitas pariwisata di Desa Adat Sade dapat berjalan normal kembali.
Komentar (0)