24, 2026 ID
Nusa Tenggara Barat

Kemenbud Siapkan Tiga Pilar Pemulihan Desa Adat Sade NTB

Kementerian Kebudayaan menyiapkan tiga pilar dalam rencana pemulihan Desa Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Rencana tersebut menjadi perhatian utama karena Desa Adat Sade merupakan salah satu kampung tradisional Suku

Kemenbud Siapkan Tiga Pilar Pemulihan Desa Adat Sade NTB

Kementerian Kebudayaan menyiapkan tiga pilar dalam rencana pemulihan Desa Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Rencana tersebut menjadi perhatian utama karena Desa Adat Sade merupakan salah satu kampung tradisional Suku Sasak yang paling dikenal dan banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara di Pulau Lombok. Melalui program pemulihan ini, pemerintah pusat ingin memastikan keberlangsungan desa adat tersebut sebagai bagian dari warisan budaya nasional.

Tiga Pilar Pemulihan Desa Adat Sade

Pilar pertama berkaitan dengan pelestarian nilai budaya dan adat istiadat. Desa Adat Sade dikenal dengan rumah adatnya yang terbuat dari anyaman bambu dan jerami, serta masyarakatnya yang masih memegang teguh adat Sasak. Pemulihan tidak hanya menyasar aspek fisik, tetapi juga memastikan tradisi seperti menenun, ritual adat, dan kearifan lokal lainnya tetap hidup dan diwariskan kepada generasi muda. Pelibatan tetua adat dalam proses pemulihan menjadi kunci agar nilai-nilai adat tidak luntur.

Pilar kedua fokus pada pemulihan fisik dan infrastruktur kawasan. Bangunan rumah adat yang menjadi daya tarik utama wisatawan perlu direhabilitasi dengan tetap mempertahankan keaslian material dan arsitekturnya. Selain itu, perbaikan sarana pendukung seperti akses jalan, fasilitas penunjang wisata, serta penataan kawasan diharapkan dapat mengembalikan fungsi Desa Adat Sade sebagai destinasi wisata budaya unggulan di Lombok Tengah.

Pilar ketiga menekankan pemberdayaan ekonomi masyarakat adat. Kehadiran program pemulihan diharapkan berdampak langsung pada kesejahteraan warga yang sebagian besar menggantungkan hidup dari sektor pariwisata, kerajinan tenun, dan hasil pertanian. Pemerintah juga mendorong pelibatan aktif masyarakat adat dalam setiap tahap, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, agar program berjalan sesuai kebutuhan warga setempat.

Bagi masyarakat NTB, pemulihan Desa Adat Sade memiliki arti penting karena kawasan ini tidak hanya bernilai wisata, tetapi juga menjadi penanda identitas budaya Sasak di Pulau Lombok. Dukungan Kementerian Kebudayaan dinilai memperkuat upaya pemerintah daerah dalam menjaga warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun. Keberadaan desa adat ini juga menjadi penggerak ekonomi bagi warga sekitar yang bergantung pada kunjungan wisatawan. Langkah pemerintah pusat ini sekaligus sejalan dengan promosi pariwisata Lombok yang menjadikan desa adat sebagai salah satu magnet utama kunjungan wisatawan.

Pelaksanaan ketiga pilar tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan pemerintah daerah, tokoh adat, serta masyarakat Desa Sade. Diharapkan, desa adat ini dapat kembali pulih dan tetap menjadi kebanggaan warga Lombok Tengah serta destinasi budaya yang lestari bagi generasi mendatang.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag