24, 2026 ID
Nusa Tenggara Barat

Kakanwil Kemenkum NTB Saksikan Ekspor Anyaman Ketak ke Tiga Negara

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Barat (Kanwil Kemenkum NTB) menyaksikan langsung pelepasan ekspor anyaman ketak ke tiga negara tujuan. Pelepasan ekspor tersebut menandai semakin meluasnya jangkauan produk kerajinan kha

Kakanwil Kemenkum NTB Saksikan Ekspor Anyaman Ketak ke Tiga Negara

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Barat (Kanwil Kemenkum NTB) menyaksikan langsung pelepasan ekspor anyaman ketak ke tiga negara tujuan. Pelepasan ekspor tersebut menandai semakin meluasnya jangkauan produk kerajinan khas NTB di pasar mancanegara serta menjadi dorongan baru bagi para perajin lokal.

Anyaman ketak merupakan kerajinan tradisional yang dianyam dari serat tanaman ketak yang tumbuh di kawasan NTB, khususnya di Pulau Lombok. Produk ini selama ini menjadi salah satu andalan kerajinan daerah yang diminati pasar luar negeri karena keunikannya serta proses pembuatannya yang sepenuhnya manual dan mengandalkan keterampilan turun-temurun.

Dalam kesempatan itu, Kepala Kanwil Kemenkum NTB menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mendampingi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah dari sisi kepastian hukum. Pendampingan tersebut mencakup perlindungan kekayaan intelektual, termasuk pendaftaran merek dan indikasi geografis, agar produk anyaman ketak NTB terlindungi secara hukum di pasar domestik maupun internasional.

Peran Kemenkum dalam Mengangkat Produk Lokal NTB

Menurut Kepala Kanwil Kemenkum NTB, perlindungan hukum menjadi kunci agar produk daerah tidak hanya dikenal luas, tetapi juga tidak mudah ditiru atau diklaim pihak lain. Kekayaan intelektual yang terdaftar dengan baik akan meningkatkan daya saing produk di tengah ketatnya persaingan pasar global.

Lebih lanjut, pelepasan ekspor ini dinilai berdampak positif bagi perekonomian daerah, terutama bagi para perajin ketak yang mayoritas berasal dari komunitas kecil di pedesaan. Peningkatan permintaan ekspor diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat NTB secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut juga menjadi wujud sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal. Kanwil Kemenkum NTB menyatakan siap terus memfasilitasi kebutuhan hukum para eksportir, mulai dari penyusunan kontrak dagang hingga penanganan potensi sengketa di kemudian hari.

Sementara itu, para perajin menyambut baik pelepasan ekspor ini dan berharap permintaan dari luar negeri terus meningkat. Mereka juga berharap dukungan pemerintah semakin kuat, baik dalam hal pembinaan kualitas produk maupun akses permodalan, sehingga anyaman ketak NTB mampu bersaing di pasar internasional.

Dengan semakin terbukanya pasar ekspor, kerajinan anyaman ketak diharapkan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi kreatif NTB sekaligus semakin mengangkat nama daerah di kancah dunia.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag