24, 2026 ID
Nusa Tenggara Barat

Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah Warga Kampung Adat Sade

Kebakaran hebat melanda Kampung Adat Sade, permukiman tradisional suku Sasak yang menjadi salah satu ikon wisata budaya di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sejumlah rumah warga yang berdinding anyaman bambu dan beratap alang-alang h

Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah Warga Kampung Adat Sade

Kebakaran hebat melanda Kampung Adat Sade, permukiman tradisional suku Sasak yang menjadi salah satu ikon wisata budaya di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sejumlah rumah warga yang berdinding anyaman bambu dan beratap alang-alang hangus dilalap si jago merah. Warga bersama petugas berupaya keras menjinakkan api yang menyebar begitu cepat.

Kebakaran diketahui terjadi di kawasan Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Material bangunan yang dominan bambu dan alang-alang membuat api menjalar dalam hitungan menit, diperparah tiupan angin. Petugas pemadam kebakaran dan personel BPBD Lombok Tengah diterjunkan ke lokasi. Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan korban jiwa, sementara petugas masih melakukan pendataan jumlah rumah yang terdampak. Warga pun terlihat bergotong royong menyelamatkan barang-barang dan perabot dari amukan api.

Simbol Budaya dan Wisata Andalan Lombok

Kampung Adat Sade bukan sekadar permukiman biasa. Kawasan ini dikenal sebagai laboratorium hidup budaya Sasak yang masih mempertahankan arsitektur asli, seperti bale lumbung (lumbung padi) dan rumah tanpa jendela yang berdinding anyaman bambu. Setiap tahun, ribuan wisatawan domestik dan mancanegara datang ke kampung ini untuk menyaksikan kehidupan sehari-hari masyarakat adat, tenun tradisional, serta tradisi yang dijaga turun-temurun.

Keberadaan Kampung Adat Sade juga menopang perekonomian warga setempat. Banyak warga menggantungkan hidup dari sektor pariwisata, mulai dari menjual kain tenun, membuka warung, hingga memandu wisatawan berkeliling kampung. Para penenun setempat juga dikabarkan kehilangan alat tenun dan bahan baku kain yang tersimpan di rumah masing-masing. Rusaknya sejumlah rumah akibat kebakaran dikhawatirkan berdampak pada kunjungan wisatawan, sehingga pemulihan kawasan diharapkan berjalan cepat.

Bagi masyarakat NTB, kebakaran ini menjadi duka bersama. Selain tempat tinggal, kampung adat itu menyimpan nilai sejarah dan budaya yang tidak ternilai. Tokoh masyarakat dan budayawan berharap upaya pemulihan tidak hanya berfokus pada fisik bangunan, tetapi juga pada pelestarian nilai budaya yang melekat di dalamnya.

Pemerintah daerah diminta segera memberikan bantuan darurat bagi warga terdampak dan menyusun rencana rehabilitasi kawasan. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat akan kerentanan permukiman tradisional terhadap kebakaran, khususnya di musim kemarau. Ke depan, langkah mitigasi seperti penyediaan alat pemadam ringan dan sosialisasi pencegahan kebakaran dinilai penting agar warisan budaya Sasak tetap lestari dan kejadian serupa tidak terulang. Selain itu, pendataan aset budaya yang terdampak juga dinilai perlu dilakukan agar langkah pemulihan lebih tepat sasaran.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag