17, 2026
Nasional

Harapan Arif Menanti Kabar Ayah, Anak, dan Kakak Hilang Bersama KM Virgo

Lestari Maharani
Lestari Maharani Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Harapan Penantian Arif: Keluarga Hilang di KM Virgo Masih Menanti Kabar

Arif masih menanti dengan harapan terakhir. Ia menatap layar ponselnya setiap beberapa menit sekali, berharap ada panggilan telepon atau pesan singkat dari ayah, anak, dan kakaknya yang hilang di atas KM Virgo. Sejak kabar tentang tenggelamnya kapal feri tersebut menyebar, hidup Arif terasa berhenti hanya menunggu kabar dari mereka yang dicintai.

Keluarga Berlayar Bersama

KM Virgo yang membawa 18 penumpang dan 12 awak kapal dinyatakan tenggelam di perairan Kabupaten Lebak, Banten pada Selasa (14/3) siang. Kapal ini berlayar dari Pelabuhan Rakyat Bojonegara menuju Pelabuhan Rakyak Carita. Di antara penumpangnya ada Arif, ayahnya, anaknya, dan kakaknya yang berencana menghadiri acara keluarga di wilayah tersebut.

Arif mengaku terakhir kali berkomunikasi dengan ayahnya sekitar pukul 10.00 WIB melalui telepon. "Pak bilang sudah dekat dengan Pelabuhan Carita. Tidak ada ada yang aneh," kata Arif sambil menahan air mata. Ia tidak menyangka bahwa percakapan singkat itu akan menjadi komunikasi terakhirnya dengan sang ayah.

Pencarian Terus Berlanjut

Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, dan Polri terus melakukan pencarian korban yang hilang. Hingga Rabu (15/3) siang, tim berhasil menemukan 11 korban selamat dari perairan yang menjadi lokasi tenggelamnya KM Virgo. Selain itu, tim juga berhasil menemukan satu mayat korban yang diduga merupakan penumpang kapal tersebut.

Kepala Basarnas Bambang Soelistyo mengatakan tim SAR masih terus melakukan pencarian dengan maksimal. "Kita masih mengandalkan alat deteksi seperti sonar dan juga visual search dari tim yang berpatroli di lokasi," ujar Bambang dalam konferensi pers di Jakarta.

Menurut Bambang, kondisi perairan di lokasi pencarian cukup berbahaya dengan arus yang cukup deras dan gelombang yang tinggi. Hal ini mempersulit proses pencarian yang memerlukan ketelitian dan kehati-hatian.

Kisah Korban Selamat

Salah satu korban selamat, Ahmad (45), menceritakan pengalamannya saat KM Virgo mulai tenggelam. "Tiba-tiba kapal terasa goyang dan ada air yang masuk ke bagian depan. Saya mencoba melarikan diri ke sisi kapal yang lebih tinggi," cerita Ahmad yang selamat dengan menumpang pada sepotong kayu hingga tim SAR menemukannya.

Ahmad mengaku sempat panik melihat kondisi kapal yang semakin condong dan banyak penumpang yang berteriak minta tolong. "Saya hanya bisa berdoa dan berusaha bertahan hidup. Saya bersyukur masih bisa ditemukan tim SAR," tambahnya.

Duka Keluarga Korban

Di Pelabuhan Rakyat Bojonegara, puluhan keluarga korban berkumpul menanti kabar tentang keberadaan sanak saudara mereka. Beberapa di antaranya menangis histeris setelah mendapat kabar bahwa nama kerabat mereka tidak ada dalam daftar korban selamat.

Siti Aminah (52), istri salah seorang penumpang yang hilang, mengaku tidak bisa tidur selama ini. "Saya hanya berdoa suami saya selamat dan bisa segera pulang. Anak-anak kami masih menunggu ayah mereka," ucap Siti sambil menangis.

Investigasi Dimulai

Polri telah memulai investigasi menyeluruh mengenai penyebab tenggelamnya KM Virgo. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Polisi Rikwanto mengatakan pihaknya akan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti teknis untuk mengetahui apakah ada kesalahan dari pihak kapten atau awak kapal.

Sementara itu, Gubernur Banten Wahidin Halim meminta agar pemerintah pusat segera mengevaluasi sistem pengawasan kapal-kapal kecil yang beroperasi di perairan provinsinya. "Kita perlu memastikan bahwa semua kapal yang beroperasi memenuhi standar keselamatan," ujar Wahidin.

Arif masih terus menanti. Setiap suara telepon yang berbunyi membuatnya berharap itu adalah kabar baik. Ia tidak mau menyerahkan harapan, percaya bahwa keluarganya masih ada di suatu tempat dan akan segera ditemukan. "Saya yakin mereka selamat. Saya hanya menunggu," kata Arif dengan suara yang penuh harap.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Lestari Maharani

Kolumnis yang gemar mengupas isu perdagangan internasional dan rantai pasok.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter