17, 2026
Nasional

Gempa M 2,6 Terjadi di Kabupaten Bandung

Gempa M 2,6 mengguncang Kabupaten Bandung, Jabar, pada kedalaman 3 km. BMKG menginformasikan lokasi gempa 23 km selatan Kab. Bandung.]]>

Intan Kusuma
Intan Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Gempa M 2,6 Terjadi di Kabupaten Bandung

Gempa M 2,6 Guncang Kabupaten Bandung, Warga Diminta Tetap Waspada

Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 2,6 mengguncang wilayah Kabupaten Bandung pada Rabu (15/3) pagi. Gempa yang terjadi pada pukul 06:42 WIB ini tidak berpotensi tsunami dan tidak dilaporkan menimbulkan korban jiwa atau kerusakan materiil signifikan.

Berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berpusat di darat dengan kedalaman 10 kilometer. Titik episentrumnya terletak di koordinat 6.97 LS dan 107.83 BT, sekitar 27 kilometer barat daya dari ibu kota Kabupaten Bandung.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung, Ahmad Fauzi, mengatakan bahwa gempa ini terasa cukup jelas oleh warga di beberapa kecamatan terdekat. "Warga di Kecamatan Cipatat, Cimahi, dan sekitarnya melaporkan merasakan guncangan yang berkepanjangan namun tidak terlalu kuat," ujar Fauzi.

Fauzi menjelaskan bahwa tim BPBD segera melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan terkait untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan. "Hingga saat ini, belum ada laporan adanya kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa ini. Namun kami tetap waspada dan terus memantau situasi," tambahnya.

Kondisi Setelah Gempa

Setelah gempa, aktivitas warga di Kabupaten Bandung berlangsung seperti biasa. Beberapa warga sempat panik dan langsung keluar rumah namun sebagian besar memilih untuk tetap berada di dalam rumah setelah merasa guncangan berhenti.

"Saya sedang sarapan ketika tiba-tiba rumah goyang-goayng. Awalnya kira ada yang tabrakan, ternyata gempa. Saya langsung keluar rumah bersama anak-anak, tapi setelah tidak ada guncangan lagi, kami pulang lagi," ujar Siti, warga Kecamatan Cipatat.

Di beberapa pasar tradisional, aktivitas perdagangan pun berlangsung normal. Pedagang dan pembeli tampak tidak terlalu terganggu dengan gempa yang terjadi.

Tanggapan BMKG

Kepala Staf BMKG Wilayah Jawa Barat, Hendra Gunawan, menjelaskan bahwa gempa dengan magnitudo kecil seperti ini sering terjadi di wilayah Jawa Barat. "Kabupaten Bandung berada di daerah rawan gempa karena letaknya di jalur patahan aktif. Namun gempa dengan magnitudo di bawah 3 umumnya tidak berbahaya," ujar Hendra.

Hendra menambahkan bahwa BMKG terus memantau aktivitas gempa di wilayah tersebut. "Kami meminta warga untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak berdasar. Untuk antisipasi, kami sarankan warga selalu siapkan perlengkapan darurat dasar di rumah," tambahnya.

Potensi Gempa Bumi di Jawa Barat

Wilayah Jawa Barat, termasuk Kabupaten Bandung, memang memiliki potensi gempa bumi yang relatif tinggi karena letaknya di jalur cincin api Pasifik. Beberapa patahan aktif yang melewati wilayah ini antara lain patahan Baribis, Cimandiri, dan Lembang.

"Meskipun gempa kali ini bersifat kecil, ini mengingatkan kita bahwa Jawa Barat tetap berada di daerah rawan gempa. Kita perlu meningkatkan kesadaran dan kesiapsiapan menghadapi bencana alam," kata Kepala Pusat Data dan Informasi BMKG, Mertojudo.

Mertojudo menjelaskan bahwa gempa bumi dengan magnitudo di bawah 3,0 umumnya tidak terasa oleh kebanyakan orang dan tidak berpotensi merusak bangunan. Namun, gempa tersebut dapat menjadi indikasi adanya aktivitas tektonik di bawah permukaan bumi.

Siap-siapan Menghadapi Gempa

Berdasarkan rekomendasi BMKG, warga di daerah rawan gempa disarankan untuk selalu siap dengan perlengkapan darurat dasar seperti tabung oksigen, obat-obatan dasar, makanan kaleng, air minum, dan perlengkapan kebersihan.

Selain itu, warga juga perlu mengetahui titik kumpul darurat terdekat dan berlatih gerakan saat gempa terjadi. "Saat gempa terjadi, lakukan gerakan 'DROPS' yaitu Drop (jatuh), Cover (tutup), Hold On (pegang erat) untuk melindungi diri dari benda-benda yang bisa jatuh," kata Mertojudo.

Pemerintah Kabupaten Bandung juga berencana menggelar sosialisasi peningkatan kesadaran bencana gempa di beberapa sekolah dan komunitas. "Kami akan terus meningkatkan edukasi soal gempa bumi agar masyarakat mampu menghadapinya dengan baik," ujar Ahmad Fauzi dari BPBD.

Saat ini, aktivitas gempa di Kabupaten Bandung telah kembali normal. BMKG akan terus memantau situasi dan akan memberikan informasi jika ada perubahan aktivitas gempa di wilayah tersebut.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Intan Kusuma

Kontributor rubrik data dan visualisasi angka penting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter