24, 2026 ID
Maluku

Gempa M5,6 Guncang Maluku, Warga Diminta Tetap Waspada

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah laut di barat daya Seram Bagian Timur, Maluku. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat episentrum gempa berada sekitar 186 kilometer di barat daya Seram Bagian T

Gempa M5,6 Guncang Maluku, Warga Diminta Tetap Waspada

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah laut di barat daya Seram Bagian Timur, Maluku. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat episentrum gempa berada sekitar 186 kilometer di barat daya Seram Bagian Timur, Maluku. Getaran tersebut terjadi di kawasan perairan yang secara geografis termasuk wilayah Provinsi Maluku.

Berdasarkan parameter yang dirilis BMKG, pusat gempa berada di laut sehingga getaran tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Meski demikian, guncangan diperkirakan dapat dirasakan oleh sebagian masyarakat di sejumlah wilayah pesisir Maluku dengan intensitas ringan hingga sedang. BMKG menyatakan pihaknya terus melakukan pemantauan dan akan memperbarui informasi apabila terdeteksi aktivitas gempa susulan yang signifikan.

BMKG merilis informasi gempa ini sebagai bagian dari layanan informasi dini kebencanaan kepada publik. Data yang dikeluarkan mencakup lokasi episentrum, magnitudo, serta potensi dampak yang ditimbulkan. Masyarakat diharapkan menjadikan informasi tersebut sebagai acuan utama dalam mengambil langkah kesiapsiagaan, alih-alih berspekulasi berdasarkan kabar yang belum terverifikasi.

BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu atau kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga yang merasakan getaran diminta menjauhi bangunan yang retak atau rusak, serta memeriksa kondisi rumah sebelum kembali beraktivitas. Bagi warga pesisir, kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan tetap diperlukan meski ancaman tsunami telah dipastikan tidak ada.

Maluku dikenal sebagai salah satu daerah rawan gempa karena berada pada jalur pertemuan lempeng tektonik aktif. Kondisi tersebut menjadikan kesiapsiagaan warga, terutama masyarakat pesisir, sebagai kunci utama dalam meminimalkan risiko bencana. BMKG mengingatkan masyarakat untuk memahami jalur evakuasi dan menyiapkan tas siaga bencana yang berisi dokumen penting serta kebutuhan dasar.

Pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat juga diimbau terus mengedukasi warga mengenai langkah mitigasi bencana gempa bumi. Edukasi yang rutin akan memperkuat kesiapan masyarakat dalam menghadapi potensi guncangan di masa mendatang, mengingat wilayah Maluku kerap diterpa aktivitas seismik.

Warga juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa sumber yang jelas. Seluruh informasi terkait gempa bumi sebaiknya merujuk pada keterangan resmi yang dikeluarkan BMKG melalui kanal komunikasi resminya. Apabila terjadi guncangan susulan yang lebih kuat, masyarakat diimbau segera berlindung di tempat yang aman dan menjauhi pantai.

Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. BMKG terus memantau perkembangan dan akan menyampaikan pembaruan informasi kepada masyarakat apabila terjadi perubahan parameter gempa. Warga yang membutuhkan keterangan lebih lanjut dapat menghubungi kantor BMKG terdekat di wilayah Maluku.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag