Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Getaran dirasakan cukup kuat oleh warga di sejumlah kecamatan, termasuk di kawasan pesisir dan kepulauan. Sebagian warga sempat berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri saat guncangan terjadi, sementara sebagian lainnya memilih bertahan di halaman rumah hingga getaran benar-benar berhenti.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Meski demikian, BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Warga di daerah pesisir diminta tidak panik dan tetap mengikuti arahan petugas serta memantau informasi resmi melalui kanal komunikasi BMKG.
Getaran dengan intensitas III hingga IV MMI membuat benda-benda ringan di dalam rumah bergoyang. Sebagian warga merasakan guncangan seakan-akan ada kendaraan besar yang melintas di dekat rumahnya. Warga yang tinggal di rumah bertingkat merasakan guncangan lebih kuat dibandingkan mereka yang berada di bangunan satu lantai. Aktivitas masyarakat sempat terganggu, terutama di pusat keramaian dan pasar tradisional. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan yang signifikan.
Kabupaten Maluku Tengah merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Maluku yang wilayahnya meliputi sebagian Pulau Seram dan sejumlah pulau di sekitarnya. Letaknya yang berdekatan dengan Kota Ambon membuat guncangan juga dirasakan sebagian warga di ibu kota provinsi tersebut, meskipun dengan intensitas yang lebih rendah.
Pemerintah Daerah Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung melakukan koordinasi dengan aparat kecamatan dan desa untuk memantau dampak gempa di lapangan. Petugas juga melakukan pendataan terhadap rumah-rumah warga yang mungkin mengalami retak atau kerusakan ringan. Masyarakat diimbau segera melaporkan kerusakan yang ditemukan kepada aparat setempat agar dapat segera ditindaklanjuti.
Sebagai daerah yang berada di kawasan rawan gempa, Maluku dikenal kerap dilanda guncangan akibat aktivitas pergerakan lempeng di sekitar wilayah Indonesia bagian timur. BMKG mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan keluarga dalam menghadapi bencana, mulai dari menyiapkan tas siaga bencana hingga mengetahui jalur evakuasi menuju tempat aman.
Warga diimbau untuk tidak mudah mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya dan selalu merujuk pada informasi resmi dari BMKG serta instansi terkait. Jika terjadi guncangan susulan, warga diminta segera berlindung di bawah meja yang kokoh atau keluar ke lapangan terbuka dengan tetap menjaga ketenangan.
Komentar (0)