Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, menghadiri Apel Kebangsaan dan Deklarasi Damai yang digelar untuk memperkuat komitmen menjaga persatuan dan kedamaian menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak. Kegiatan itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, serta tokoh masyarakat, ulama, dan pemuda setempat.
Perkuat Persatuan Jelang Pilkada Serentak
Dalam sambutannya, Tagore Abubakar menegaskan bahwa kedamaian merupakan prasyarat utama bagi pembangunan daerah. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat Bener Meriah untuk menjadikan pesta demokrasi sebagai ajang mempererat persaudaraan, bukan perpecahan. “Perbedaan pilihan politik adalah hal yang wajar, tetapi persatuan harus tetap dijaga,” ujarnya di hadapan peserta apel.
Apel Kebangsaan dan Deklarasi Damai tersebut sekaligus menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk menyatakan sikap tegas menolak politik uang, berita bohong, dan ujaran kebencian. Para peserta membacakan ikrar damai secara bersama-sama sebagai wujud nyata komitmen menyukseskan Pilkada yang aman, jujur, dan adil.
Kegiatan serupa menjadi perhatian nasional karena Pilkada serentak digelar di hampir seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia. Pemerintah pusat secara konsisten mendorong setiap daerah menyelenggarakan kegiatan serupa guna memastikan pesta demokrasi berlangsung kondusif dan tanpa gejolak.
Bagi Bener Meriah, yang berada di Provinsi Aceh, deklarasi damai ini memiliki makna strategis. Wilayah tersebut pernah dilanda konflik berkepanjangan sebelum perdamaian tercapai. Kehadiran Apel Kebangsaan menjadi simbol bahwa semangat menjaga kedamaian tetap hidup, sekaligus cermin kedewasaan berdemokrasi masyarakat Aceh bagi daerah lain di Indonesia.
Tagore Abubakar juga menginstruksikan jajaran pemerintah daerah untuk bersikap netral selama proses Pilkada. ASN diminta tidak terlibat politik praktis dan tetap fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Netralitas tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang menekankan pentingnya ASN menjaga profesionalisme di seluruh Indonesia.
Sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama terciptanya suasana yang kondusif. Apel Kebangsaan diharapkan menjadi pengingat bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan seluruh warga negara.
Warga yang hadir turut membubuhkan tanda tangan pada spanduk deklarasi sebagai bentuk dukungan terhadap Pilkada yang damai. Partisipasi masyarakat yang tinggi dinilai menunjukkan kesadaran politik yang semakin matang.
Dengan digelarnya deklarasi ini, Bener Meriah menegaskan kesiapannya menyambut Pilkada yang damai dan bermartabat. Komitmen yang diikrarkan diharapkan tidak berhenti pada seremonial, tetapi benar-benar diwujudkan dalam setiap tahapan menuju hari pemungutan suara.
Komentar (0)