24, 2026 ID
Nasional

Bandung Siap Tuan Rumah Forum Kota Pusaka Indonesia 2027

Kota Bandung menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah Forum Kota Pusaka Indonesia (FKPI) 2027. Penegasan tersebut disampaikan setelah sejumlah persiapan awal digelar, mulai dari koordinasi antarpemangku kepentingan hingga penyiapan infrast

Kota Bandung menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah Forum Kota Pusaka Indonesia (FKPI) 2027. Penegasan tersebut disampaikan setelah sejumlah persiapan awal digelar, mulai dari koordinasi antarpemangku kepentingan hingga penyiapan infrastruktur pendukung pertemuan tahunan yang mempertemukan kota-kota pusaka di seluruh Indonesia itu.

Forum Kota Pusaka Indonesia merupakan ajang pertemuan rutin yang diikuti oleh pemerintah kota dan kabupaten yang memiliki kawasan cagar budaya serta warisan sejarah. Melalui forum ini, setiap daerah saling berbagi pengalaman dalam pelestarian bangunan bersejarah, penataan kawasan kota tua, hingga pengembangan ekonomi berbasis warisan budaya.

Posisi Strategis Bandung bagi Forum Kota Pusaka

Kehadiran Bandung sebagai tuan rumah dinilai strategis. Kota berjuluk Paris van Java ini memiliki ratusan bangunan cagar budaya bergaya arsitektur kolonial yang tersebar di berbagai kawasan, seperti kawasan Braga, Gedung Sate, hingga kompleks perkantoran di sekitar Jalan Diponegoro. Kekayaan tersebut menjadikan Bandung salah satu laboratorium hidup pelestarian kota pusaka di Indonesia.

Dari sisi nasional, penyelenggaraan FKPI di Bandung diharapkan memperkuat jaringan kota pusaka Indonesia. Setiap tuan rumah biasanya menampilkan praktik terbaik penataan kawasan, termasuk kebijakan insentif bagi pemilik bangunan cagar budaya dan kolaborasi dengan komunitas pegiat sejarah. Pengalaman itu kemudian menjadi rujukan bagi daerah lain yang tengah menyusun rencana pelestarian serupa.

Forum ini juga menjadi ruang advokasi kebijakan. Sejumlah kota pusaka anggota forum kerap memperjuangkan perlindungan regulasi bagi kawasan cagar budaya, termasuk penyelarasan peraturan daerah dengan standar pelestarian nasional. Bandung, yang telah memiliki regulasi perlindungan bangunan cagar budaya, dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan tata kelola warisan yang partisipatif dan berkelanjutan.

Selain dimensi pelestarian, forum ini juga membawa dampak ekonomi. Pertemuan yang dihadiri delegasi dari puluhan kota pusaka se-Indonesia berpotensi mendorong kunjungan wisata budaya, baik sebelum maupun setelah gelaran. Hal ini sejalan dengan tren nasional yang menempatkan wisata berbasis warisan budaya sebagai salah satu sektor prioritas pengembangan daerah.

Pemerintah Kota Bandung menegaskan komitmennya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian. Kawasan cagar budaya tetap dirawat, sementara ruang publik di sekitarnya terus ditata agar nyaman bagi warga dan wisatawan. Persiapan menuju 2027 pun akan dilakukan secara bertahap, termasuk penyusunan program pendamping yang melibatkan akademisi, pegiat budaya, dan pelaku usaha.

Dengan kesiapan yang digaungkan sejak dini, Bandung diharapkan tidak hanya sukses menjadi tuan rumah, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi penguatan ekosistem kota pusaka di Indonesia. Gelaran FKPI 2027 nantinya menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa pelestarian warisan budaya dan kemajuan kota dapat berjalan beriringan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag