24, 2026 ID
Bangka Belitung

BPBD: 13 Desa di Bangka Tengah Dilanda Kekeringan

Kekeringan Melanda 13 Desa di Bangka TengahBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sebanyak 13 desa di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengalami kekeringan akibat musim kemarau yang berkepanjangan. K

BPBD: 13 Desa di Bangka Tengah Dilanda Kekeringan

Kekeringan Melanda 13 Desa di Bangka Tengah

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sebanyak 13 desa di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengalami kekeringan akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Kondisi ini menyebabkan sejumlah sumber air milik warga mengering sehingga masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Berdasarkan data BPBD setempat, desa-desa yang terdampak tersebar di sejumlah kecamatan. Kekeringan terparah terjadi di wilayah yang mengandalkan sumur gali dan aliran sungai sebagai sumber utama air. Beberapa titik mengalami penurunan debit air secara signifikan, bahkan sebagian sumur warga dilaporkan sudah tidak lagi mengeluarkan air.

Kepala BPBD mengimbau warga untuk segera melaporkan kondisi kekeringan di lingkungan masing-masing agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat. Pihaknya juga meminta pemerintah desa berperan aktif dalam pendataan warga yang membutuhkan pasokan air bersih, terutama keluarga lanjut usia, ibu hamil, dan anak-anak.

Sebagai langkah penanganan, BPBD bersama pemerintah kabupaten telah mengerahkan mobil tangki air untuk mendistribusikan air bersih ke desa-desa terdampak. Distribusi dilakukan secara bertahap sesuai skala prioritas dengan mempertimbangkan tingkat keparahan kekeringan dan jumlah warga yang membutuhkan. Pasokan air bersih juga disalurkan ke fasilitas umum seperti sekolah dan posyandu agar layanan dasar tetap berjalan.

Kekeringan tahun ini disebut lebih parah dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Kondisi ini dipengaruhi oleh minimnya curah hujan selama beberapa bulan terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya juga telah memperingatkan potensi kekeringan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Kepulauan Bangka Belitung, selama puncak musim kemarau.

BPBD mengimbau masyarakat Bangka Belitung, khususnya warga Bangka Tengah, untuk menggunakan air secara bijak dan hemat. Warga diminta menampung air hujan serta tidak membuka lahan dengan cara membakar yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan di tengah kondisi kering. Kebakaran karhutla dikhawatirkan memperparah dampak kekeringan dan mengganggu kualitas udara di wilayah tersebut.

Pihak BPBD memastikan penanganan kekeringan terus dilakukan hingga musim hujan tiba. Koordinasi dengan instansi terkait, termasuk perusahaan daerah air minum dan dinas sosial, terus diperkuat untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak tetap terpenuhi hingga kondisi normal kembali.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag