BANDUNG — Wakil Kabupaten Majalengka dan Kota Cimahi resmi dinobatkan sebagai Mojang Jajaka Jawa Barat (Jabar) 2026. Pengumuman pemenang berlangsung pada malam puncak pemilihan yang digelar di Bandung, menutup rangkaian seleksi yang berlangsung berbulan-bulan di berbagai daerah di Jawa Barat.
Pada ajang tersebut, wakil Majalengka terpilih sebagai Mojang Jabar 2026 untuk kategori putri, sedangkan wakil Cimahi meraih gelar Jajaka Jabar 2026 untuk kategori putra. Keduanya menyisihkan puluhan finalis lain yang mewakili kabupaten dan kota se-Jawa Barat dalam penilaian yang mencakup wawasan budaya Sunda, kemampuan berbahasa, public speaking, hingga kepribadian.
Kebanggaan Baru bagi Majalengka dan Cimahi
Kemenangan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kedua daerah. Majalengka dan Cimahi selama ini dikenal aktif mengirimkan duta terbaiknya dalam ajang tahunan yang bertujuan melestarikan budaya Sunda sekaligus mempromosikan pariwisata Jawa Barat.
Mojang Jajaka merupakan program tahunan yang menjadi ajang pencarian duta budaya sekaligus duta pariwisata Provinsi Jawa Barat. Para pemenang tidak hanya bertugas menjaga dan mengembangkan nilai-nilai budaya Sunda, tetapi juga menjadi figur publik yang memperkenalkan potensi wisata, kuliner, dan kesenian daerah kepada masyarakat luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Penilaian dilakukan secara bertahap, mulai dari seleksi tingkat kabupaten/kota hingga babak final tingkat provinsi. Dewan juri menilai para finalis dari berbagai aspek, termasuk pemahaman adat istiadat, kesenian tradisional, serta kemampuan komunikasi dalam bahasa Sunda dan bahasa Indonesia. Para finalis juga diuji melalui sesi wawancara mendalam dan penampilan langsung di hadapan juri serta masyarakat.
Bagi Provinsi Jawa Barat, terpilihnya wakil dari Majalengka dan Cimahi dinilai mencerminkan pemerataan pembinaan generasi muda di seluruh wilayah Jabar. Majalengka yang berada di kawasan timur dan Cimahi yang berada di kawasan Bandung Raya menunjukkan bahwa kualitas sumber daya manusia muda tersebar merata, tidak hanya terpusat di kota-kota besar.
Dengan gelar yang disandang, Mojang dan Jajaka Jabar 2026 diharapkan mampu mengemban amanah selama satu tahun ke depan. Mereka akan terlibat dalam berbagai kegiatan pemerintahan daerah, promosi pariwisata, serta kegiatan sosial dan budaya di seluruh Jawa Barat.
Selain itu, keduanya berpeluang mewakili Jawa Barat dalam ajang serupa di tingkat nasional. Dukungan dari pemerintah daerah masing-masing, keluarga, serta masyarakat menjadi modal penting bagi mereka untuk mengharumkan nama Jawa Barat di kancah yang lebih luas.
Komentar (0)