24, 2026 ID
Jawa Barat

Kasus ISPA di Jabar Tembus 1,4 Juta, Mayoritas Balita

BANDUNG — Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Jawa Barat menembus angka 1,4 juta sepanjang tahun ini. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat mencatat mayoritas dari total kasus tersebut dialami oleh balita atau anak di bawah usia l

Kasus ISPA di Jabar Tembus 1,4 Juta, Mayoritas Balita

BANDUNG — Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Jawa Barat menembus angka 1,4 juta sepanjang tahun ini. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat mencatat mayoritas dari total kasus tersebut dialami oleh balita atau anak di bawah usia lima tahun.

Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Lonjakan tersebut didorong sejumlah faktor, mulai dari cuaca yang tidak menentu, pergantian musim, hingga tingginya polusi udara di kawasan perkotaan seperti Bandung Raya dan wilayah industri lainnya.

Balita menjadi kelompok paling rentan karena sistem kekebalan tubuhnya belum terbentuk sempurna. Kondisi ini diperparah dengan kebiasaan anak yang kerap bermain di luar rumah serta paparan asap rokok dan debu yang masih sulit dihindari di lingkungan padat penduduk.

Faktor Pemicu dan Upaya Pencegahan

ISPA menyerang saluran pernapasan bagian atas maupun bawah, dengan gejala umum berupa batuk, pilek, demam, hingga sesak napas. Pada balita, gejala yang dibiarkan tanpa penanganan dapat berkembang menjadi komplikasi serius seperti pneumonia, sehingga peran orang tua dalam mendeteksi dini sangat dibutuhkan.

Menghadapi kondisi tersebut, Dinas Kesehatan Jabar menyiagakan petugas di puskesmas dan rumah sakit di seluruh kabupaten dan kota. Sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) juga terus digencarkan, termasuk edukasi tentang pentingnya mencuci tangan, menjaga kebersihan rumah, dan memastikan sirkulasi udara yang baik di dalam ruangan.

Kepala Dinas Kesehatan Jabar mengimbau orang tua agar segera membawa balita ke fasilitas kesehatan terdekat apabila muncul gejala ISPA. Penanganan dini dinilai jauh lebih efektif dibandingkan pengobatan setelah penyakit berkembang parah. Masyarakat juga diminta memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di daerah dengan kualitas udara buruk.

Selain itu, pemenuhan gizi anak melalui makanan bergizi seimbang menjadi kunci menjaga daya tahan tubuh. Imunisasi lengkap sesuai jadwal juga disarankan untuk melindungi balita dari berbagai penyakit infeksi, termasuk yang menyerang saluran pernapasan.

Dinas Kesehatan Jabar berkomitmen terus memantau perkembangan kasus ISPA dan berkoordinasi dengan seluruh pemerintah daerah di wilayahnya. Data terkini menunjukkan penambahan kasus masih terjadi, sehingga kewaspadaan dan partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kunci utama menekan laju penularan di provinsi berpenduduk terbesar di Indonesia ini.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag