24, 2026 ID
Jawa Barat

Kapasitas PLTSa Jawa Barat Terbesar Nasional pada 2025

Bandung — Jawa Barat mencatat kapasitas terpasang pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) terbesar di Indonesia pada 2025. Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kapasitas terpasang PLTSa di provinsi ini menjad

Kapasitas PLTSa Jawa Barat Terbesar Nasional pada 2025

Bandung — Jawa Barat mencatat kapasitas terpasang pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) terbesar di Indonesia pada 2025. Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kapasitas terpasang PLTSa di provinsi ini menjadi yang tertinggi secara nasional, mengungguli sejumlah daerah lain yang selama ini gencar membangun fasilitas pengolahan sampah menjadi energi.

Posisi itu ditopang dua fasilitas utama. PLTSa Bantargebang di Kota Bekasi, yang dibangun untuk mengelola sampah dari DKI Jakarta, memiliki kapasitas terpasang terbesar dengan total 26 megawatt (MW). Selain itu, PLTSa Legok Nangka di Kabupaten Sumedang, proyek yang dikembangkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama badan usaha, turut memperkuat kapasitas melalui pengolahan sampah perkotaan menjadi listrik.

Pengolahan Sampah Jadi Listrik Terus Dipercepat

Dominasi Jawa Barat tidak terlepas dari besarnya timbulan sampah di provinsi ini yang termasuk tertinggi di Tanah Air. Dengan mengubah sampah menjadi energi, daerah dapat mengurangi beban tempat pemrosesan akhir (TPA) sekaligus menambah pasokan listrik yang lebih ramah lingkungan. Bagi warga Jawa Barat, dampaknya langsung terasa, mulai dari berkurangnya gunungan sampah di sejumlah kota dan kabupaten hingga terbukanya lapangan kerja baru.

Meski Jawa Barat memimpin, capaian PLTSa nasional secara keseluruhan masih jauh dari target. Melalui Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2018, pemerintah menargetkan total kapasitas PLTSa sebesar 2.000 MW hingga 2025. Realisasi yang berjalan hingga kini baru mencapai sebagian kecil dari angka tersebut, sehingga percepatan pembangunan tetap dibutuhkan di berbagai daerah.

Perbandingan antardaerah memperlihatkan kesenjangan yang cukup lebar. Jawa Tengah, misalnya, memiliki PLTSa Merah Putih Cilacap berkapasitas 12 MW yang termasuk salah satu fasilitas terbesar secara individual di Indonesia. Kendati demikian, akumulasi kapasitas di Jawa Barat tetap menempatkan provinsi ini di posisi teratas karena memiliki lebih dari satu fasilitas yang beroperasi di wilayahnya.

Ke depan, pemerintah daerah diharapkan terus mendorong pengembangan PLTSa, baik melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha maupun perluasan kapasitas fasilitas yang telah beroperasi. Sejumlah pemerintah kota dan kabupaten di Jawa Barat dinilai memiliki potensi serupa mengingat keterbatasan lahan TPA yang semakin mendesak. Percepatan ini sejalan dengan target bauran energi terbarukan nasional dan komitmen Indonesia menuju net zero emission pada 2060.

Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Jawa Barat tidak hanya dapat mempertahankan posisinya sebagai provinsi dengan kapasitas terpasang PLTSa terbesar, tetapi juga menjadi contoh pengelolaan sampah berkelanjutan sekaligus menekan emisi gas rumah kaca dari dekomposisi sampah di TPA bagi daerah lain di Indonesia.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag