24, 2026 ID
Nusa Tenggara Timur

Bayi Laki-Laki Lahir Selamat di Tenda Karang Taruna Pascagempa NTT

KUPANG — Tangisan bayi memecah keheningan tenda darurat Posko Karang Taruna di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat dini hari. Seorang bayi laki-laki lahir dengan selamat di tengah pengungsian pascagempa yang mengguncang wilay

Bayi Laki-Laki Lahir Selamat di Tenda Karang Taruna Pascagempa NTT

KUPANG — Tangisan bayi memecah keheningan tenda darurat Posko Karang Taruna di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat dini hari. Seorang bayi laki-laki lahir dengan selamat di tengah pengungsian pascagempa yang mengguncang wilayah itu, menjadi titik terang di balik kepanikan ratusan warga yang berlarian menyelamatkan diri.

Bayi tersebut dilahirkan secara normal dengan bantuan bidan desa dan sejumlah relawan Karang Taruna yang sigap menyulap tenda darurat menjadi ruang bersalin. Sang ibu, yang kehamilannya telah memasuki usia cukup bulan, tak sempat menjangkau puskesmas lantaran akses jalan terputus akibat longsor, sementara guncangan susulan masih kerap terasa.

Ketua Karang Taruna setempat menyebut kelahiran itu berlangsung lancar meski fasilitas serba terbatas. “Kami hanya punya tenda, matras, dan peralatan seadanya. Namun syukur, prosesnya berjalan lancar serta ibu dan bayi dalam keadaan sehat,” ujarnya kepada wartawan di lokasi pengungsian.

Gempa yang berpusat di darat wilayah Kupang itu sebelumnya memicu warga berhamburan keluar rumah. Ribuan orang memilih mengungsi ke titik-titik aman, termasuk ke posko Karang Taruna yang mengubah balai warga menjadi penampungan sementara bagi keluarga terdampak.

Pascagempa, data sementara mencatat ratusan rumah mengalami kerusakan, mulai dari retak hingga roboh. Sejumlah fasilitas umum seperti sekolah dan puskesmas juga dilaporkan terdampak, memaksa pelayanan kesehatan dialihkan sementara ke tenda-tenda darurat di berbagai titik pengungsian.

Kelahiran bayi laki-laki itu pun menjadi perhatian banyak pihak. Bidan dan relawan terus memantau kondisi ibu dan anak, sementara warga sekitar bergotong royong menyuplai makanan serta kebutuhan bayi seperti popok, susu, dan selimut. Solidaritas warga NTT kembali teruji di tengah keterbatasan.

Pemerintah daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah menyalurkan bantuan logistik dan mendirikan dapur umum bagi para pengungsi. Warga berharap percepatan penanganan, termasuk perbaikan rumah rusak dan pemulihan layanan kesehatan, segera dilakukan agar masa pengungsian tak berlarut-larut.

Harapan di Balik Tenda Darurat

Di balik duka dan kerusakan, kelahiran bayi di tenda pengungsian menjadi pengingat bahwa kehidupan tetap berjalan. Bagi warga NTT, momen ini menjadi simbol ketangguhan menghadapi bencana, sekaligus doa agar pemulihan berjalan cepat dan wilayah kembali aman untuk dihuni.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag