24, 2026 ID
Nusa Tenggara Timur

Gempa NTT: Korban Tewas 100 Orang, Luka-Luka 1.603 Jiwa

KUPANG – Jumlah korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan terus bertambah. Berdasarkan data terbaru dari instansi terkait, korban meninggal dunia telah mencapai 10

Gempa NTT: Korban Tewas 100 Orang, Luka-Luka 1.603 Jiwa

KUPANG – Jumlah korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan terus bertambah. Berdasarkan data terbaru dari instansi terkait, korban meninggal dunia telah mencapai 100 orang, sementara korban luka-luka tercatat 1.603 orang.

Guncangan kuat yang berpusat di laut utara Flores ini merusak ribuan bangunan, termasuk rumah warga, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, hingga sarana pendidikan. Sebagian besar korban jiwa dilaporkan berada di sejumlah kabupaten yang paling parah terdampak, seperti Flores Timur, Sikka, dan Lembata, yang berada di jalur paling dekat dengan pusat gempa.

Warga yang selamat masih terus mencari anggota keluarga yang belum ditemukan. Di beberapa lokasi, tim SAR gabungan masih melakukan evakuasi terhadap korban yang tertimbun reruntuhan bangunan. Proses evakuasi berlangsung di tengah kondisi medan yang sulit dan ancaman gempa susulan yang masih terus terjadi. Sejumlah relawan dan warga setempat ikut bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan, sementara upaya pencarian difokuskan pada titik-titik yang diduga kuat masih menimbun korban.

Penanganan Darurat dan Bantuan

Pemerintah daerah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta jajaran TNI-Polri telah menetapkan status tanggap darurat dan mengerahkan personel serta peralatan untuk percepatan penanganan. Ribuan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, seperti dataran tinggi dan bangunan yang tidak rusak, setelah sempat khawatir terhadap potensi tsunami yang memicu peringatan dini.

Bantuan logistik berupa makanan, air bersih, obat-obatan, selimut, dan tenda pengungsian mulai didistribusikan ke daerah terdampak. Namun, akses jalan yang terputus di sejumlah titik menjadi kendala utama pendistribusian bantuan. Beberapa wilayah hanya dapat dijangkau melalui jalur laut dan udara.

Masyarakat NTT di luar daerah terdampak turut menggerakkan penggalangan bantuan, baik melalui lembaga sosial, komunitas, maupun secara pribadi. Rumah sakit rujukan di Kupang dan Maumere dilaporkan kewalahan menerima pasien luka-luka, sehingga tenaga medis tambahan dan obat-obatan terus dikirim dari berbagai daerah.

BNPB mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap gempa susulan dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga diminta mengikuti arahan petugas di lapangan serta memanfaatkan jalur evakuasi yang telah ditentukan apabila terjadi guncangan susulan.

Data korban dipastikan masih dapat berubah seiring proses pencarian dan pendataan yang terus dilakukan. Pemerintah berjanji mempercepat pendataan serta memastikan seluruh korban mendapat penanganan medis dan dukungan psikososial yang memadai.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag