24, 2026 ID
Nusa Tenggara Timur

Gempa NTT Rusak 72 Madrasah, Kemenag Siapkan Ruang Belajar Darurat

Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan sebanyak 72 madrasah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terdampak gempa bumi yang mengguncang sejumlah wilayah di provinsi itu. Sebagai langkah penanganan cepat, Kemenag menyiapkan 16 ruang belajar

Gempa NTT Rusak 72 Madrasah, Kemenag Siapkan Ruang Belajar Darurat

Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan sebanyak 72 madrasah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terdampak gempa bumi yang mengguncang sejumlah wilayah di provinsi itu. Sebagai langkah penanganan cepat, Kemenag menyiapkan 16 ruang belajar sementara agar proses pendidikan tetap berjalan meski sebagian bangunan madrasah mengalami kerusakan.

Prioritas Pemulihan Pendidikan Anak di NTT

Gempa yang melanda NTT tersebut menyebabkan kerusakan pada bangunan madrasah di beberapa kabupaten/kota, mulai dari retak ringan hingga rusak berat. Kondisi ini memaksa ribuan siswa madrasah untuk sementara tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar di ruang kelas yang biasa mereka gunakan.

Kemenag menegaskan bahwa keselamatan siswa dan tenaga pendidik menjadi prioritas utama. Ruang belajar sementara yang disiapkan dirancang agar dapat segera difungsikan, sehingga kegiatan belajar mengajar tidak terhenti terlalu lama. Keberadaan ruang belajar darurat ini dinilai krusial bagi anak-anak di NTT agar mereka tetap memperoleh hak pendidikannya di tengah situasi darurat bencana.

Selain menyiapkan ruang belajar sementara, Kemenag juga melakukan pendataan menyeluruh terhadap tingkat kerusakan masing-masing madrasah. Hasil pendataan tersebut akan menjadi dasar dalam penyaluran bantuan perbaikan dan rehabilitasi bangunan secara bertahap. Bagi madrasah yang rusak ringan, perbaikan dapat dilakukan dalam waktu relatif singkat, sementara kerusakan berat membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Respons cepat ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak di NTT. Masyarakat setempat berharap agar proses pemulihan tidak berjalan lambat, mengingat madrasah memiliki peran penting sebagai lembaga pendidikan yang dekat dengan kehidupan masyarakat, terutama di daerah-daerah yang terdampak langsung gempa.

Pemerintah pusat melalui Kemenag berkomitmen terus memantau perkembangan penanganan pascagempa di NTT. Koordinasi dengan pemerintah daerah, Kantor Wilayah Kemenag NTT, serta instansi terkait terus dilakukan agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan kebutuhan di lapangan dapat dipenuhi dengan cepat.

Kemenag juga mengimbau seluruh pihak, termasuk orang tua dan masyarakat, untuk tetap tenang serta mendukung kelancaran proses belajar anak-anak selama masa tanggap darurat. Dengan kesiapan ruang belajar sementara dan komitmen pemulihan yang kuat, diharapkan kegiatan pendidikan di madrasah-madrasah NTT dapat kembali normal dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag