24, 2026 ID
Nusa Tenggara Timur

BNPB Dirikan Tenda di 122 Puskesmas untuk Korban Gempa NTT

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendirikan tenda darurat di 122 puskesmas yang tersebar di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi. Langkah ini ditempuh untuk memastikan layanan kesehatan dasar bagi para kor

BNPB Dirikan Tenda di 122 Puskesmas untuk Korban Gempa NTT

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendirikan tenda darurat di 122 puskesmas yang tersebar di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi. Langkah ini ditempuh untuk memastikan layanan kesehatan dasar bagi para korban tetap berjalan meskipun sejumlah fasilitas kesehatan mengalami kerusakan akibat guncangan.

Dalam keterangan resminya, BNPB menyebut tenda tersebut difungsikan sebagai ruang pemeriksaan, triase, hingga tempat perawatan sementara bagi korban luka-luka. Puskesmas menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di daerah, sehingga keberlangsungan operasionalnya menjadi prioritas utama dalam masa tanggap darurat.

Geografi NTT Jadi Tantangan Penanganan

Kondisi geografis NTT yang terdiri atas banyak pulau membuat penyaluran bantuan dan tenaga kesehatan menjadi tidak sederhana. Sebagian puskesmas hanya dapat dijangkau melalui transportasi laut dan udara, sehingga kesiapan tenda darurat menjadi penting untuk mempercepat pelayanan di tengah keterbatasan akses.

BNPB berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Dinas Kesehatan setempat, serta Palang Merah Indonesia dalam pendistribusian logistik kesehatan seperti obat-obatan, vitamin, dan alat kesehatan. Tenaga medis juga disiagakan untuk memperkuat puskesmas yang jumlah petugasnya berkurang karena sebagian ikut terdampak bencana. Bantuan diangkut dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan gelombang laut yang kerap menjadi kendala distribusi di NTT.

Perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan, seperti ibu hamil, anak-anak, dan lansia. Tenda darurat juga dimanfaatkan untuk layanan kesehatan ibu dan anak, termasuk persalinan, serta penanganan trauma psikologis bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Bagi masyarakat NTT, keberadaan tenda darurat di puskesmas memberikan kepastian bahwa pelayanan kesehatan tidak berhenti. Banyak warga yang selama ini mengandalkan puskesmas sebagai satu-satunya fasilitas kesehatan di desanya, terutama di daerah pelosok dan kepulauan.

BNPB mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia apabila mengalami keluhan. Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terus memantau perkembangan di lapangan dan akan menambah bantuan sesuai kebutuhan yang dilaporkan.

Upaya pemulihan pelayanan kesehatan menjadi bagian dari penanganan pascagempa secara menyeluruh. Selain tenda darurat, BNPB juga mendorong percepatan perbaikan puskesmas yang rusak agar layanan kesehatan kembali normal dan masyarakat dapat beraktivitas seperti sedia kala.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag