Suplai BBM di Makassar dan Sekitarnya Kondusif, Antrean Mulai Terurai
Permintaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Makassar dan sekitarnya yang sempat meningkat drastis beberapa hari terakhir kini mulai menunjukkan penurunan. Pemerintah Daerah (Pemda) Sulawesi Selatan bersama Pertamina dan jajarannya terus melakukan upaya untuk memastikan pasokan BBM stabil sehingga tidak terjadi kelangkaan yang berkepanjangan. Meski demikian, masyarakat masih diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan panik buying.
Situasi Pasokan BBM Saat Ini
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Makassar, Muhammad Husain, mengatakan bahwa pasokan BBM di wilayahnya saat ini telah kondusif. Menurutnya, antrean kendaraan di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) di beberapa lokasi sudah mulai berkurang dibandingkan sehari-hari sebelumnya.
"Kita lihat dari data yang kami dapatkan dari Pertamina, pasokan BBM untuk wilayah Makassar dan sekitarnya sudah normal. Antrean kendaraan juga mulai terurai di SPBU-SPBU yang sebelumnya ramai. Ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai percaya bahwa pasokan BBM tidak akan ada masalah," jelas Husain, Rabu (20/10).
Ia menjelaskan bahwa Pemda Makassar telah bersinergi penuh dengan Pertamina untuk memastikan tidak ada kelangkaan BBM di wilayahnya. Tim gabungan dari pihaknya dan Pertamina juga telah diterjunkan untuk memantau kondisi di SPBU secara rutin.
Upaya Pemda dan Pertamina
Pertamina Area Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Kepala Komunikasi Korporasi Pertamina Sulsel, Andi Muhammad Fauzi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menambah pasokan BBM untuk memenuhi lonjakan permintaan yang terjadi beberapa hari terakhir.
"Kita telah menambah pasokan BBM jenis Premium dan Solar untuk wilayah Makassar dan sekitarnya. Pasokan ini diperuntukkan untuk SPBU-SPBU yang sebelumnya mengalami lonjakan permintaan. Dengan tambahan pasokan ini, kami yakin situasi akan segera kembali normal," ujar Fauzi.
Ia menambahkan bahwa Pertamina juga telah memastikan stok BBM di Terminal Penimbangan Minyak (TPM) Benteng dan Maros selalu aman. Stok di kedua terminal ini menjadi sumber utama pasokan BBM untuk seluruh wilayah Sulawesi Seltermasuk Makassar.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, meminta masyarakat untuk tidak panik dan mengikuti arahan pemerintah. Menurutnya, pemerintah beserta Pertamina telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk memastikan pasokan BBM selalu tersedia.
"Jangan panik. Pemerintah dan Pertamina telah menyiapakan langkah-langkah antisipasi. Pasokan BBM di Sulsel aman dan tidak ada indikasi akan ada kelangkaan. Saya meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan hoarding karena ini akan menyebabkan ketidakstabilan harga," tegas Nurdin.
Dampek Lonjakan Permintaan
Lonjakan permintaan BBM yang terjadi beberapa hari terakhir disebabkan oleh berbagai isu yang beredar di masyarakat. Beberapa isu tersebut meliputi kenaikan harga BBM yang akan diberlakukan pemerintah hingga kelangkaan yang diduga akan terjadi di beberapa wilayah.
Akibat isu tersebut, banyak warga yang melakukan panik buying atau pembelian berlebihan sehingga menyebabkan antrean panjang di SPBU di beberapa titik di Makassar. Bahkan, ada beberapa SPBU yang sempat kehabisan stok BBM karena lonjakan permintaan yang tidak terduga.
"Memang ada beberapa SPBU yang sempat kehabisan stok karena lonjakan permintaan yang sangat tinggi. Namun, kami segera melakukan pengisian ulang dan kini hampir semua SPBU sudah kembali normal," jelas Fauzi.
Imbauan untuk Masyarakat
Pemerintah daerah dan Pertamina terus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panik buying. Menurut mereka, pasokan BBM di Makassar dan sekitarnya aman dan tidak akan ada kelangkaan.
"Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak percaya dengan isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Pasokan BBM aman dan harga juga tidak akan berubah. Kami akan terus memantau situasi dan akan segera mengambil langkah tegas jika ada pihak yang mencoba menaikkan harga secara sepihak," ucap Husain.
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan segera menindak tegas jika ada SPBU atau agen BBM yang menaikkan harga secara tidak wajar. "Jika ada SPBU atau agen yang menaikkan harga, kami akan segera menindak tegas sesuai aturan yang berlaku," tegasnya.
Dengan kondisi pasokan BBM yang kini mulai stabil dan antrean yang terurai, diharapkan masyarakat dapat kembali tenah dan menjalankan aktivitasnya seperti biasa. Pemerintah daerah dan Pertamina berjanji akan terus memastikan pasokan BBM selalu tersedia di seluruh wilayah.
Komentar (0)