24, 2026 ID
Papua Barat

Polda Papua Barat Daya Rotasi Lima Kapolres dalam Mutasi Besar

Polda Papua Barat Daya Rotasi Lima Kapolres dalam Mutasi BesarKepolisian Daerah Papua Barat Daya melakukan rotasi dan mutasi terhadap sejumlah perwira menengah di jajarannya. Dalam kebijakan mutasi terbaru, sebanyak lima Kepala Kepolisian R

Polda Papua Barat Daya Rotasi Lima Kapolres dalam Mutasi Besar

Polda Papua Barat Daya Rotasi Lima Kapolres dalam Mutasi Besar

Kepolisian Daerah Papua Barat Daya melakukan rotasi dan mutasi terhadap sejumlah perwira menengah di jajarannya. Dalam kebijakan mutasi terbaru, sebanyak lima Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) di wilayah Provinsi Papua Barat Daya diganti secara serentak demi penyegaran organisasi.

Mutasi tersebut merupakan bagian dari pola pembinaan karier personel Polri yang berlangsung secara rutin dan berjenjang. Pergantian jabatan di lingkungan kepolisian dinilai wajar sebagai upaya penyegaran organisasi, regenerasi kepemimpinan, sekaligus penyesuaian dengan kebutuhan serta dinamika tugas yang terus berkembang di lapangan.

Lima Kapolres yang diganti tersebut sebelumnya bertugas di sejumlah kabupaten dan kota di Papua Barat Daya. Provinsi yang dimekarkan dari Papua Barat ini membawahi enam wilayah, yakni Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Maybrat, dan Kabupaten Tambrauw. Para pejabat baru akan segera menjalani serah terima jabatan sebelum mulai bertugas di wilayah masing-masing.

Kapolda Papua Barat Daya menekankan agar para Kapolres yang baru dilantik segera beradaptasi dengan karakteristik dan kondisi wilayah masing-masing. Mereka juga diminta melanjutkan program-program yang telah berjalan serta menjaga sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Hal ini dinilai penting demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di Bumi Papua.

Selain itu, para pejabat baru diinstruksikan untuk meningkatkan profesionalisme anggota dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Penanganan gangguan kamtibmas, penyelesaian konflik sosial, serta pengamanan berbagai kegiatan masyarakat harus dilakukan secara humanis dan mengedepankan pendekatan kultural yang sesuai dengan adat istiadat setempat.

Pergantian Kapolres di Polda Papua Barat Daya ini menyusul kebijakan mutasi serupa yang kerap dilakukan pada periode-periode sebelumnya. Rotasi jabatan dinilai penting untuk menghindari kejenuhan, menjaga semangat kerja, sekaligus memberikan kesempatan pengembangan karier yang setara bagi para perwira Polri.

Warga Papua Barat Daya menyambut positif kebijakan mutasi ini dengan harapan kehadiran pemimpin baru dapat membawa perubahan dan inovasi dalam pelayanan kepolisian. Sinergi antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah yang kaya akan keindahan alam dan keberagaman budaya tersebut.

Dengan adanya mutasi ini, diharapkan kinerja kepolisian di Papua Barat Daya semakin meningkat, baik dalam hal penegakan hukum, pelayanan publik, maupun pengamanan berbagai kegiatan masyarakat. Masyarakat pun diimbau untuk terus mendukung tugas kepolisian demi keamanan dan ketertiban bersama di Tanah Papua.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag