24, 2026 ID
Kalimantan Barat

1,05 Juta Liter Air Diguyurkan dari Udara untuk Padamkan Karhutla Kalbar

PONTIANAK, ASANASA NEWS — Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat terus digencarkan lewat operasi udara. Hingga pekan ini, total 1,05 juta liter air telah diguyurkan dari udara melalui teknik water bombing u

1,05 Juta Liter Air Diguyurkan dari Udara untuk Padamkan Karhutla Kalbar

PONTIANAK, ASANASA NEWS — Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat terus digencarkan lewat operasi udara. Hingga pekan ini, total 1,05 juta liter air telah diguyurkan dari udara melalui teknik water bombing untuk memadamkan titik api yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Kalbar.

Operasi Udara Fokus pada Lahan Gambut Rawan Karhutla

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat menyebut operasi water bombing dilakukan dengan mengerahkan helikopter yang menjangkau area titik api yang sulit diakses petugas darat. Ratusan sorti telah diterbangkan untuk menyasar kawasan gambut yang menjadi prioritas karena berpotensi menimbulkan asap tebal dan kebakaran bawah permukaan yang sulit dipadamkan.

Fokus operasi udara difokuskan pada wilayah-wilayah rawan seperti Kubu Raya, Mempawah, Pontianak, dan sejumlah kawasan gambut di Kabupaten Sambas serta Bengkayang. Daerah-daerah tersebut selama ini dikenal sebagai penyumbang titik panas terbesar ketika musim kemarau tiba.

Selain water bombing, pemerintah daerah bersama TNI, Polri, Manggala Agni, dan relawan juga menggelar patroli terpadu di darat. Langkah itu diambil untuk memastikan api tidak kembali menyala setelah pemadaman dari udara, sekaligus menjaring pelaku pembakaran lahan yang selama ini menjadi pemicu utama karhutla.

Data satelit menunjukkan jumlah titik panas di Kalbar sempat melonjak seiring puncak musim kemarau. Namun, setelah operasi pemadaman gabungan digencarkan, jumlah titik api mulai menunjukkan penurunan. Meski demikian, pihak berwenang mengingatkan bahwa kondisi cuaca yang masih kering dan angin kencang berpotensi memicu munculnya titik api baru kapan saja.

Gubernur Kalimantan Barat melalui tim satgas karhutla menginstruksikan seluruh instansi terkait untuk memperketat pengawasan di lapangan. Masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara dibakar, baik untuk perkebunan maupun pertanian, karena sanksi pidana tegas telah diatur dalam undang-undang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Pemerintah daerah juga mengaktifkan posko siaga darurat karhutla di tingkat provinsi hingga kecamatan. Posko tersebut menjadi pusat koordinasi pelaporan titik api, penyaluran bantuan logistik, serta pengaturan prioritas pemadaman bagi daerah yang paling terdampak.

Sementara itu, BPBD mengimbau warga yang tinggal di sekitar kawasan rawan karhutla untuk selalu menggunakan masker ketika asap mulai pekat, terutama bagi anak-anak dan lanjut usia yang rentan terkena gangguan pernapasan. Satgas karhutla memastikan operasi udara maupun darat akan terus berlanjut sampai status siaga karhutla dicabut.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag