Ratusan pengendara motor trail dari komunitas Honda CRF di Maluku menggelar touring bersama menyusuri sejumlah ikon Kota Ambon pada Minggu. Kegiatan jelajah kota tersebut digelar untuk memperkenalkan destinasi wisata dan situs sejarah ibu kota Provinsi Maluku sekaligus mempererat silaturahmi antaranggotan komunitas pecinta motor trail. Rombongan yang berjumlah lebih dari 150 peserta dari berbagai daerah berkumpul sejak pagi di titik kumpul kawasan pusat kota sebelum berangkat bersama-sama dalam formasi yang tertib. Kegiatan ini menjadi agenda tahunan komunitas untuk semakin mendekatkan para bikers dengan kekayaan alam dan budaya Maluku.
Rute Menyusuri Situs Bersejarah
Perjalanan diawali dari Benteng Victoria, benteng peninggalan era kolonial yang menjadi saksi perjalanan panjang Kota Ambon. Dari lokasi tersebut, rombongan bergerak menuju Jembatan Merah Putih, jembatan ikonik yang menghubungkan Pulau Ambon dengan Jazirah Leihitu. Para peserta tampak antusias berhenti sejenak untuk menikmati pemandangan Teluk Ambon dari atas jembatan kebanggaan warga tersebut sebelum kembali melanjutkan rute. Suasana pagi yang cerah menambah semangat peserta yang mengendarai motor trail mereka secara berkelompok dengan pengawalan panitia di depan dan belakang rombongan.
Ketua panitia kegiatan menjelaskan bahwa pemilihan rute tidak terlepas dari upaya mengenalkan kekayaan budaya dan alam Ambon kepada para pengendara. Menurut dia, banyak anggota komunitas yang belum sempat menikmati keindahan Kota Ambon secara langsung meski telah lama menetap di Maluku. "Kegiatan ini kami rancang agar peserta tidak hanya menyalurkan hobi, tetapi juga belajar tentang sejarah, budaya, dan alam kota," katanya. Ia menambahkan bahwa sinergi antaranggota komunitas menjadi modal penting dalam menjaga kekompakan sekaligus mendukung promosi pariwisata daerah.
Ikon Kota yang Dikunjungi
Sepanjang perjalanan, rombongan singgah di sejumlah ikon Kota Ambon yang menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara. Pemilihan lokasi dilakukan berdasarkan nilai sejarah, keindahan alam, serta kemudahan akses bagi rombongan kendaraan roda dua. Beberapa lokasi yang dikunjungi dalam kegiatan tersebut antara lain:
- Benteng Victoria, cagar budaya peninggalan sejarah yang berada di pusat Kota Ambon;
- Jembatan Merah Putih, jembatan yang menjadi kebanggaan warga dan ikon baru Kota Ambon;
- Pantai Natsepa, destinasi wisata bahari di Kecamatan Suli yang terkenal dengan pasir putihnya;
- Museum Siwalima, pusat koleksi benda bersejarah dan budaya masyarakat Maluku;
- Gunung Nona, kawasan perbukitan yang menyajikan panorama Kota Ambon dari ketinggian.
Setiap lokasi dikunjungi secara singkat untuk memberi kesempatan peserta berfoto dan menikmati suasana. Panitia juga menyiapkan petugas pengamanan di sejumlah titik untuk memastikan kelancaran perjalanan rombongan. Para peserta diwajibkan menggunakan perlengkapan berkendara lengkap, mulai dari helm, jaket, hingga sepatu, demi keselamatan bersama. Protokol keselamatan itu dijalankan secara ketat agar kegiatan berlangsung aman hingga akhir rute.
Antusiasme dan Harapan Komunitas
Salah satu peserta mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena selain menyalurkan hobi, ia juga mendapat pengalaman baru mengenal sudut-sudut Kota Ambon yang jarang ia kunjungi. Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar secara rutin agar semakin banyak orang terdorong menjelajahi potensi wisata di Maluku. "Rutenya menyenangkan, pemandangannya indah, dan teman-teman komunitasnya kompak. Ini pengalaman yang tidak akan saya lupakan," ujarnya. Menurutnya, kegiatan semacam ini juga menjadi sarana edukasi berkendara yang aman dan tertib di jalan raya.
Kegiatan ditutup dengan sesi ramah tamah dan diskusi santai antarpeserta di lokasi terakhir pemberhentian. Panitia berharap kegiatan jelajah kota semacam ini dapat menjadi agenda rutin komunitas sehingga ikon Kota Ambon semakin dikenal luas oleh masyarakat. Seluruh peserta juga diimbau untuk terus mematuhi aturan lalu lintas, menjaga ketertiban, serta merawat citra positif komunitas motor di mata publik. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak komunitas lain yang terinspirasi untuk turut mempromosikan keindahan dan keunikan Kota Ambon kepada khalayak yang lebih luas.
Komentar (0)