17, 2026
Nasional

Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam di Laut Jawa, Tanker Pertamina Evakuasi 16 Korban

Tania Sari
Tania Sari Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam di Laut Jawa, Tanker Pertamina Evakuasi 16 Korban

Kapal tangki Virgo Transport 8 tenggelam di perairan Laut Jawa pada Rabu (15/3) dini hari. Insiden ini mengakibatkan 16 awak kapal berhasil dievakuasi oleh kapal tangki milik Pertamina, MT. Harapan Jaya. Kapal yang mengangkut bahan bakar minyak (BBM) ini tenggelam sekitar pukul 01.30 WIB, sekitar 45 mil dari arah barat daya Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.

Kronologi Insiden

Menurut keterangan dari Basarnas, kapal Virgo Transport 8 mengalami masalah navigasi sebelum akhirnya tenggelam. Kapal yang berbendera Panama ini sedang dalam perjalanan dari Dumai, Riau menuju Jakarta dengan membawa 1,5 juta liter premium. Kapal sempat kehilangan kendali sekitar pukul 23.00 WIB pada Selasa (14/3) malam.

Setelah kehilangan kendali, kapal mulai miring dan akhirnya tenggelam perlahan. Seluruh 16 awak kapal yang terdiri dari 14 orang Indonesia dan 2 orang asing (Filipina) segera memakai pelampung dan melarikan diri ke atas kapal. Keadaan laut yang cukup bergelombala pada saat itu membuat para awak kapal kesulitan untuk bertahan hidup.

Evakuasi Korban

Usai mendapat laporan dari kapal lain yang sedang berlayar di dekat lokasi, Basarnas segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Pihak Pertamina yang mengetahui insiden ini juga segera mengirimkan kapal tangkinya, MT. Harapan Jaya, untuk melakukan evakuasi.

"Kami menerima laporan sekitar pukul 01.00 WIB. Tim SAR segera dikerahkan dan kita koordinasikan dengan MT. Harapan Jaya yang sedang dalam perjalanan dekat lokasi kejadian," ujar Kepala Basarnas Marsma Bambang Soelistyo dalam konferensi pers di Jakarta.

Proses evakuasi berlangsung selama sekitar satu jam. MT. Harapan Jaya berhasil menyelamatkan seluruh 16 awak kapal yang berada di atas air. Para korban langsung mendapatkan pertolongan pertama dan dibawa ke Pelabuhan Tanjung Priok untuk diperiksa lebih lanjut.

Kondisi Korban

Para korban langsung mendapat perawatan di RS Pelabuhan Tanjung Priok. "Kondisi mereka sekarang sudah stabil. Kami masih melakukan observasi untuk memastikan tidak ada dampak jangka panjang akibat hipotermi yang dialami," tambah dr. Fauzi.

Penyelidikan Sebab Kecelakaan

Pihak Basarnas bersama dengan Dit. Pelayaran dan Dit. Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kementerian Perhubungan segera melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab tenggelamnya kapal Virgo Transport 8.

Kapal Virgo Transport 8 sendiri merupakan kapal berbendera Panama yang dioperasikan oleh perusahaan pelayaran Virgo Transport. Kapal ini memiliki panjang 110 meter dan lebar 16 meter dengan bobot mati (deadweight) sebesar 4.996 ton.

Dampak Lingkungan

Menurut informasi dari Dit. Pencarian dan Pertolongan, kapal Virgo Transport 8 tenggelam dengan muatan BBM masih di dalam tangki. Pihak Pertamina segera mengirimkan tim untuk memantau potensi tumpahnya BBM di lokasi kejadian.

Pihak Pertamina juga telah mengaktifkan tim tanggap darurat bencana minyak (Oil Spill Response Team) untuk antisipasi jika terjadi tumpahan minyak yang dapat merusak lingkungan laut di sekitar lokasi kejadian.

Tindakan Pemerintah

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memerintahkan Dit. Pelayaran untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh kapal yang beroperasi di wilayah Indonesia terkait keamanan navigasi.

Selain itu, pemerintah juga akan mengevaluasi sistem komunikasi dan koordinasi antar pihak dalam penanganan kecelakaan laut untuk memastikan respons yang lebih cepat dan efektif di masa depan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Tania Sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter