24, 2026 ID
Sulawesi Selatan

Cuaca Kering Sulsel Diprediksi Bertahan 10 Hari Akibat El Nino

Makassar – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar memprakirakan cuaca di Sulawesi Selatan dalam sepuluh hari ke depan masih didominasi kondisi sangat kering. Fenomena El Nino yang masih aktif dengan

Cuaca Kering Sulsel Diprediksi Bertahan 10 Hari Akibat El Nino

Makassar – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar memprakirakan cuaca di Sulawesi Selatan dalam sepuluh hari ke depan masih didominasi kondisi sangat kering. Fenomena El Nino yang masih aktif dengan intensitas moderat disebut menjadi faktor utama di balik minimnya curah hujan di wilayah tersebut.

Berdasarkan prakiraan BBMKG, sebagian besar wilayah Sulsel berpotensi mengalami hari tanpa hujan (HTH) berkategori sangat pendek hingga panjang. Kondisi ini diperkirakan berlangsung setidaknya hingga akhir Agustus dan berpeluang berlanjut pada awal September. Wilayah yang terdampak meliputi Makassar, Maros, Gowa, Takalar, Jeneponto, hingga sejumlah daerah di pesisir timur seperti Bone dan Wajo. Suhu udara maksimum di sejumlah wilayah diprakirakan berada pada kisaran 33 hingga 36 derajat Celsius dengan kelembapan udara yang rendah.

BMKG: El Nino Perpanjang Musim Kering di Sulsel

Kondisi kering berkepanjangan menimbulkan kekhawatiran di sektor pertanian. Petani padi di daerah sentra produksi seperti Sidrap, Soppeng, dan Pinrang menghadapi risiko kekurangan air irigasi yang dapat mengancam hasil panen. Beberapa daerah juga mulai merasakan penurunan ketersediaan air bersih, terutama di wilayah yang mengandalkan sumur dangkal dan mata air.

Pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel telah menyiagakan sejumlah armada tangki air untuk daerah yang mengalami krisis air bersih. Koordinasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di masing-masing kabupaten dan kota juga dilakukan agar distribusi air dapat berjalan lancar selama musim kemarau.

Sementara itu, potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ikut meningkat seiring mengeringnya vegetasi. Wilayah dengan lahan gambut dan hutan rawa, seperti di sejumlah titik di Kabupaten Luwu Utara dan sekitarnya, menjadi kawasan yang perlu diwaspadai. Petugas pemadam kebakaran dan relawan dilaporkan meningkatkan patroli guna mengantisipasi titik api.

BBMKG Wilayah IV Makassar mengimbau masyarakat Sulsel untuk menghemat penggunaan air serta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta memantau informasi prakiraan cuaca terbaru dari kanal resmi agar dapat menyesuaikan aktivitas, terutama bagi nelayan dan petani. Masyarakat yang tinggal di daerah rawan kekeringan juga diminta melaporkan kendala air bersih kepada pemerintah setempat agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

El Nino sendiri merupakan fenomena pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur yang berdampak pada berkurangnya curah hujan di sebagian wilayah Indonesia, termasuk Sulawesi Selatan. BBMKG menyatakan pihaknya terus memantau perkembangan kondisi atmosfer dan akan memperbarui informasi secara berkala.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag