24, 2026 ID
Maluku Utara

BMKG: Angin Kencang Picu Gelombang Tinggi di Perairan Malut

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi melanda sejumlah perairan di wilayah Maluku Utara dalam beberapa hari ke depan. Fenomena ini dipicu oleh angin kencang yang b

BMKG: Angin Kencang Picu Gelombang Tinggi di Perairan Malut

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi melanda sejumlah perairan di wilayah Maluku Utara dalam beberapa hari ke depan. Fenomena ini dipicu oleh angin kencang yang bertiup di atas wilayah perairan, sehingga berpotensi meningkatkan tinggi gelombang secara signifikan. Masyarakat pesisir dan pelaku transportasi laut pun diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem di kawasan timur Indonesia.

Nelayan Diminta Waspada saat Melaut

Berdasarkan analisis BMKG, kecepatan angin di wilayah perairan Maluku Utara diperkirakan berkisar antara 15 hingga 25 knot atau sekitar 28 hingga 46 kilometer per jam. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter di sejumlah perairan, di antaranya Laut Maluku, perairan utara Halmahera, perairan Morotai, serta perairan Kepulauan Sula dan sekitarnya. Wilayah-wilayah itu menjadi jalur pelayaran utama bagi aktivitas nelayan dan transportasi antarpulau di Provinsi Maluku Utara.

Ketinggian gelombang tersebut masuk dalam kategori berbahaya bagi keselamatan pelayaran. BMKG mengimbau para nelayan untuk tidak memaksakan diri melaut, terutama yang menggunakan perahu berukuran kecil dan rentan terombang-ambing. Kapal ferry dan kapal barang juga diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi wilayah terdampak.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate menyampaikan bahwa kondisi cuaca di Maluku Utara masih dipengaruhi dinamika atmosfer yang menyebabkan angin kencang bertiup dari arah timur hingga tenggara. Masyarakat pesisir diminta untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi milik BMKG agar dapat mengambil langkah antisipasi lebih dini. Informasi terkini dapat diakses melalui laman resmi dan media sosial BMKG yang diperbarui secara berkala.

Selain nelayan, pengguna jasa penyeberangan antarpulau yang kerap melintasi perairan Maluku Utara juga diimbau menyesuaikan jadwal pelayaran dengan kondisi cuaca. Wisatawan dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir diminta menjauhi area yang berpotensi terkena hempasan ombak besar, termasuk bibir pantai yang terbuka langsung menghadap laut lepas.

BMKG mengingatkan bahwa gelombang tinggi dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama apabila angin kencang bertiup lebih lama dari perkiraan awal. Seluruh pemangku kepentingan di sektor kelautan dan transportasi laut diminta berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengantisipasi potensi kecelakaan laut di perairan Maluku Utara. Koordinasi antarpihak dinilai penting mengingat tingginya aktivitas pelayaran di kawasan tersebut, baik untuk kebutuhan logistik maupun mobilitas warga antarpulau.

Peringatan ini berlaku untuk beberapa hari ke depan dan akan terus diperbarui sesuai perkembangan kondisi cuaca terkini. BMKG berharap masyarakat Maluku Utara, khususnya yang menggantungkan aktivitasnya pada laut, dapat meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan dalam setiap kegiatan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag