28, 2026
Internasional

Banjir Banda Nepal, 900 Wisatawan Asing Masih Hilang

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/08/27/6a902d3605a4e-banjir-nepal_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Kevin Handayani
Kevin Handayani Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Berikut hasil tulis ulang artikel dalam format berita jurnalistik. Catatan singkat dari redaksi saya lampirkan di bagian akhir.

Banjir Bandang Nepal, 900 Wisatawan Asing Masih Hilang

Banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Nepal dilaporkan menyebabkan sekitar 900 wisatawan asing masih belum ditemukan hingga perkembangan terbaru. Bencana itu terjadi di tengah musim hujan yang tengah berlangsung di kawasan Asia Selatan, ketika hujan deras mengguyur wilayah pegunungan Himalaya dan memicu banjir serta tanah longsor di berbagai distrik.

Hujan deras memicu banjir dan tanah longsor

Nepal merupakan salah satu negara dengan topografi paling ekstrem di dunia. Sebagian besar wilayahnya berada di kawasan pegunungan, dengan sejumlah lembah dan sungai yang mengalir dari Himalaya menuju dataran rendah. Kondisi itu membuat negara tersebut sangat rentan terhadap banjir bandang dan tanah longsor, terutama ketika hujan muson turun dengan intensitas tinggi.

Musim hujan di Nepal umumnya berlangsung dari bulan Juni hingga September. Pada periode tersebut, curah hujan yang tinggi kerap memicu bencana hidrometeorologi di berbagai daerah, mulai dari kawasan perbukitan di bagian tengah hingga dataran di wilayah selatan yang berbatasan dengan India. Banjir bandang kali ini dilaporkan terjadi di sejumlah titik yang juga menjadi tujuan wisata populer, sehingga banyak pelancong asing ikut terdampak.

Ratusan wisatawan asing dilaporkan hilang

Menurut laporan yang beredar, sekitar 900 wisatawan asing masih belum dapat dihubungi sejak banjir melanda. Angka tersebut merupakan data sementara yang berpotensi berubah seiring berjalannya proses pendataan dan pencarian oleh otoritas setempat.

Wisatawan yang dilaporkan hilang berasal dari berbagai negara. Sebagian besar di antaranya diduga berada di kawasan-kawasan wisata yang populer di kalangan pendaki dan pelancong mancanegara, seperti wilayah sekitar Annapurna, lembah Kathmandu, serta kawasan wisata di sekitar Pokhara. Hingga kini belum ada rincian resmi mengenai identitas maupun negara asal seluruh wisatawan yang hilang tersebut. Otoritas setempat masih melakukan verifikasi dan pendataan terhadap laporan yang masuk.

Komunikasi terputus di sejumlah daerah

Salah satu kendala utama dalam proses pendataan adalah terputusnya jaringan komunikasi di sejumlah daerah terdampak. Hujan deras dan longsor dilaporkan merusak infrastruktur, termasuk menara telekomunikasi dan jaringan listrik, sehingga sejumlah kawasan terisolasi dan sulit dijangkau. Kondisi ini membuat proses verifikasi terhadap keberadaan para wisatawan berjalan lebih lambat.

Upaya pencarian dan evakuasi

Tim penyelamat dilaporkan telah dikerahkan untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap warga maupun wisatawan yang terdampak. Personel gabungan, termasuk aparat keamanan dan relawan, diterjunkan ke lokasi-lokasi terdampak. Helikopter juga digunakan untuk menjangkau daerah-daerah terpencil yang tidak dapat diakses melalui jalur darat akibat jalan yang tertutup longsor atau terendam banjir.

Operasi penyelamatan dihadapkan pada sejumlah kendala. Medan yang curam dan sulit, ditambah cuaca yang masih buruk, menghambat pergerakan tim di lapangan. Hujan yang masih turun juga meningkatkan risiko terjadinya longsor susulan di kawasan yang sudah terdampak.

Evakuasi warga dan wisatawan

Selain wisatawan asing, ribuan warga lokal juga dilaporkan terdampak banjir. Sejumlah warga dievakuasi ke tempat yang lebih aman, sementara sebagian lainnya memilih mengungsi ke rumah kerabat di daerah yang tidak terdampak. Pemerintah daerah bekerja sama dengan tim penyelamat untuk memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi.

Respons pemerintah dan imbauan bagi wisatawan

Pemerintah Nepal dilaporkan tengah memantau perkembangan bencana dan memperbarui data korban secara berkala. Otoritas setempat juga mengimbau wisatawan asing yang berada di Nepal agar menghubungi kedutaan negara masing-masing dan mengikuti informasi resmi dari otoritas terkait.

Sementara itu, sejumlah operator perjalanan dan penyelenggara pendakian dilaporkan menangguhkan sementara aktivitas mereka di kawasan terdampak sebagai langkah antisipasi. Wisatawan yang berencana melakukan perjalanan ke Nepal juga disarankan untuk memantau kondisi terkini sebelum berangkat.

Nepal, negeri yang rentan terhadap bencana

Bencana banjir dan tanah longsor bukanlah hal baru bagi Nepal. Setiap tahun, musim hujan membawa risiko besar bagi negara berpenduduk sekitar 30 juta jiwa ini. Selain banjir dan longsor, Nepal juga berada di kawasan yang aktif secara seismik. Gempa bumi besar pada 2015 yang berpusat di dekat Kathmandu menewaskan ribuan orang dan menghancurkan sejumlah infrastruktur penting.

Para ahli kerap menyoroti sejumlah faktor yang memperbesar risiko bencana di Nepal, antara lain kemiringan lereng yang ekstrem, deforestasi, serta pembangunan permukiman dan infrastruktur di daerah rawan longsor. Perubahan iklim juga disebut memperkuat intensitas hujan ekstrem di kawasan Himalaya, yang berpotensi meningkatkan frekuensi dan dampak banjir bandang di masa mendatang.

Hingga berita ini ditulis, jumlah wisatawan yang masih hilang dapat berubah seiring berlangsungnya proses pencarian dan pendataan. Perkembangan lebih lanjut masih menunggu keterangan resmi dari otoritas Nepal.

Sumber: Viva.co.id

--- **Catatan redaksi:** Naskah asli lengkap tidak disertakan dalam permintaan, sehingga tulis ulang ini dikembangkan dari judul dan konteks umum. Angka pasti korban, nama lokasi spesifik, pernyataan pejabat, serta kutipan narasumber sebaiknya diverifikasi langsung terhadap laporan asli Viva.co.id sebelum diterbitkan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kevin Handayani

Kontributor rubrik data dan visualisasi angka penting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam
IKLAN SIDEBAR — SLOT AKTIF ✅
300x250 / responsif

Newsletter