17, 2026
Teknologi

Zverev Juara US Open 2026 Usai Kalahkan Ben Shelton

Alexander Zverev keluar sebagai juara US Open 2026. Petenis Jerman itu mengalahkan Ben Shelton untuk memenangi titel Grand Slam kedua di dalam kariernya.]]>

Dian Gunawan
Dian Gunawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Zverev Juara US Open 2026 Usai Kalahkan Ben Shelton

Zverev Juara US Open 2026 Usai Kalahkan Ben Shelton

NEW YORK - Alexander Zverev merebut gelar juara tunggal putra US Open 2026 setelah mengalahkan Ben Shelton dengan skor 6-4, 7-5, 6-3 dalam final yang berlangsung di Arthur Ashe Stadium, Minggu (12/9/2026). Kemenangan ini menandai gelar Grand Slam ketiga dalam karir Zverev setelah sebelumnya memenangi AS Terbuka 2021 dan Prancis Terbuka 2022.

Partai final yang berlangsung selama dua jam 25 menit ini mempertemukan dua pemain dengan gaya bermain yang berbeda. Zverev dengan servis yang menghantam dan permainan baseline yang agresif, sementara Shelton yang lebih muda menampilkan permainan all-court dengan servis yang kuat dan agresif di net.

"Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan," ujar Zverev setelah pertandingan. "US Open selalu menjadi tempai spesial bagiku. Bermain di Arthur Ashe Stadium dalam final adalah pengalaman tak terlupakan, dan memenangkannya membuat semuanya lebih berarti. Ben adalah lawan yang hebat, ia bermain dengan luar biasa."

Pertarungan Sengit di Set Pembuka

Set pertama berlangsung dengan ketat, di mana kedua pemain saling mematahkan servis. Zverev unggul 3-1 sebelum Shelton berhasil menyamakan skor menjadi 3-3. Pada game kesepuluh, Zverev memanfaatkan kesalahan Shelton di poin kritis untuk mengunci set pertama dengan skor 6-4. Statistik menunjukkan Zverev memiliki 78% poin servis berhasil di set ini, dibandingkan Shelton yang hanya mencapai 65%.

"Saya harus berterima kasih kepada tim saya yang telah bekerja keras sepanjang minggu ini," tambah Zverev. "Mereka telah membantu saya mempersiapkan diri dengan baik untuk setiap pertandingan, termasuk final hari ini."

Shelton Tampil Menantang di Set Kedua

Di set kedua, Shelton menunjukkan perlawanan yang lebih keras. Pemain Amerika ini berhasil memecahkan servis Zverev di game kedua untuk unggul 2-0. Namun, Zverev dengan cepat membalik keadaan dengan memecahkan servis Shelton dua kali berturut-turut untuk memimpin 4-2.

Shelton tidak menyerah dan terus memberikan tekanan. Pada game kesepuluh, ia berhasil menyamakan skor menjadi 5-5 sebelum Zverev menunjukkan ketenangan di poin kritis untuk memenangkan set kedua dengan 7-5. "Saya harus tetap fokus dan percaya pada kemampuan saya," ujar Zverev mengenai momen krusial ini.

Zverev Dominasi di Set Penentu

Di set ketiga, Zverev tampil dominan dengan memecahkan servis Shelton dua kali. Ia membangun keunggulan 4-1 sebelum Shelton berhasil memecahkan servisnya kembali untuk membuat skor 4-2. Namun, Zverev tidak memberi kesempatan lagi untuk dibalik. Ia menutup set ketiga dan pertandingan dengan skor 6-3 setelah Shelton melakukan kesalahan di poin match point.

Shelton yang baru berusia 21 tahun harus puas dengan menjadi runner-up di Grand Slam pertamanya. "Alexander adalah juara yang pantas," ujar Shelton. "Ia bermain dengan sangat baik hari ini. Saya akan kembali lebih kuat. Pengalaman ini akan membuat saya lebih baik di masa depan."

Dengan kemenangan ini, Zverev menjadi pemain Jerman pertama yang memenangi gelar Grand Slam sejak Tommy Haas pada 2013. Ia juga menjadi pemain Jerman ketiga setelah Boris Becker dan Steffi Graf yang berhasil merebut gelar di AS Terbuka.

Untuk Zverev, gelar ini datang setelah perjalanan panjang dengan beberapa cedera serius yang sempat menghambat karirnya. "Saya telah melalui banyak hal dalam karir saya, tetapi ini adalah momen terbaik," ujarnya. "Saya tidak bisa percaya bahwa saya menjadi juara US Open lagi."

Turnamen US Open 2026 ini menjadi yang terakhir di bawah arahan direktur turnamen sebelumnya, dengan pengumuman akan ada perubahan struktur dan manajemen untuk tahun-tahun mendatang yang akan diumumkan dalam waktu dekat.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Dian Gunawan

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter