18, 2026
Politik

Video:Dukung Arahan Presiden Prabowo, BRI Perluas Kepemilikan Rekening

Dukung Arahan Presiden Prabowo, BRI Perluas Kepemilikan Rekening]]>

Teguh Setiawan
Teguh Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

Video:Dukung Arahan Presiden Prabowo, BRI Perluas Kepemilikan Rekening

Video:Dukung Arahan Presiden Prabowo, BRI Perluas Kepemilikan Rekening

Bank Rakyat Indonesia (BRI) menunjukkan komitmennya mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas jangkauan inklusi finansial di Indonesia. Melalui berbagai program dan inovasi, BRI terus berupaya meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan perbankan, terutama bagi mereka yang belum memiliki rekening bank.

Dalam pidatonya pada acara peresmian program, Presiden Prabowo menekankan pentingnya inklusi finansial sebagai fondasi pembangunan ekonomi yang merata. "Kita harus memastikan setiap warga Indonesia memiliki akses terhadap layanan keuangan. Ini bukan hanya soal kemudahan transaksi, tetapi juga tentang memberdayakan masyarakat untuk ikut serta dalam perekonomian formal," ujar Presiden.

Menanggapi arahan tersebut, Direktur Utama BRI, Sunu Widyatmoko, menjelaskan bahwa bank milik negara ini telah memiliki berbagai program untuk mencapai target tersebut. "BRI memiliki misi untuk memperluas jangkauan perbankan hingga ke pelosok desa. Kita telah memiliki jaringan BRI Unit yang tersebar di seluruh Indonesia, bahkan di daerah terpencil," ujar Sunu.

Program Inklusi Finansial BRI

BRI telah mengimplementasikan berbagai program untuk mendorong inklusi finansial. Salah satu program unggulan adalah BRI Mobile, yang memungkinkan nasabah melakukan berbagai transaksi secara digital. Dengan lebih dari 60 juta pengguna aktif, BRI Mobile menjadi salah satu aplikasi perbankan terbesar di Indonesia.

Selain itu, BRI juga mengembangkan program BRI Syariah yang dirancang khusus untuk masyarakat yang mengikuti prinsip ekonomi syariah. Program ini menawarkan produk-produk keuangan sesuai dengan hukum Islam, termasuk rekening tanpa bunga (tabungan) dan pembiayaan berbasis bagi hasil.

Untuk memperluas jangkauan ke daerah terpencil, BRI juga bekerja sama dengan pemerintah desa dalam program BRI Desa. Melalui program ini, BRI membantu masyarakat desa untuk mengakses layanan perbankan dan memberikan edukasi keuangan dasar.

Inovasi Teknologi untuk Peningkatan Akses

BRI tidak berhenti pada program-program konvensional. Bank ini terus mengembangkan inovasi teknologi untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan perbankan. Salah satu contohnya adalah pengembangan mesin ATM yang dilengkapi dengan fitur biometrik untuk memudahkan transaksi bagi mereka yang belum terbiasa menggunakan kartu ATM.

Selain itu, BRI juga mengadopsi teknologi blockchain untuk meningkatkan keamanan dan transparansi transaksi. Teknologi ini memungkinkan setiap transaksi dilacak dengan jelas, sehingga mengurangi risiko penipuan dan penyelewengan.

BRI juga aktif dalam mengadakan pelatihan digital literacy bagi masyarakat, terutama di daerah pedesaan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang teknologi keuangan digital dan cara menggunakannya dengan aman.

Dampak Sosial dan Ekonomi

Upaya BRI dalam memperluas jangkauan inklusi finansial telah memberikan dampak positif bagi masyarakat. Berbagai UMKM di pedesaan kini dapat dengan mudah mengakses modal melalui layanan perbankan BRI. Hal ini berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat lokal.

"Dengan memiliki rekening bank, UMKM dapat menerima pembayaran dari pelanggan dengan lebih mudah dan aman. Selain itu, mereka juga dapat mengajukan pinjaman modal untuk mengembangkan usahanya," jelas seorang pengusaha UMKM di Jawa Barat yang menjadi bagian program BRI.

Dampak positif juga dirasakan oleh para remaja di daerah terpencil. Melalui program literasi keuangan BRI, mereka mempelajari pentingnya menabung dan mengelola keuangan sejak dini. "Saya belajar banyak tentang cara mengatur uang dan pentingnya memiliki rekening bank. Ini akan membantu saya untuk masa depan," ujar salah satu peserta program pelatihan remaja.

Target Masa Depan

Mendatang, BRI menargetkan dapat menambah 10 juta nasabah baru dalam tiga tahun ke depan, terutama di daerah yang masih memiliki akses terbatas terhadap layanan perbankan. Target ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk mencapai inklusi finansial 100% pada tahun 2030.

"Kami akan terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Teknologi adalah kunci utama, tetapi kami juga memahami bahwa pendekatan personal dan edukasi tetap diperlukan, terutama di daerah yang masih tradisional," tambah Sunu Widyatmoko.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan komitmen tinggi dari BRI, harapan inklusi finansial yang merata di Indonesia semakin nyata. Program-program yang dijalankan tidak hanya meningkatkan akses terhadap layanan perbankan, tetapi juga memberdayakan masyarakat untuk ikut serta dalam pembangunan ekonomi nasional.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Teguh Setiawan

Penulis yang mendalami isu sosial, pendidikan, dan kebijakan publik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter