17, 2026
Nasional

Update Pencarian KM Virgo: 114 Orang Ditemukan, 129 Masih Dicari

Budi Santoso
Budi Santoso Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Update Pencarian KM Virgo: 114 Orang Ditemukan, 129 Masih Dicari

Kapal Motor (KM) Virgo yang tenggelam di perairan Selat Sunda pada Sabtu (20/5) malam telah mengakibatkan korban jiwa dan masih banyak orang yang menjadi incarian tim SAR. Berdasarkan data terkini yang dikeluarkan oleh Basarnas, sebanyak 114 orang telah ditemukan dalam kondisi selamat, sementara 129 orang masih dalam status dicari.

Kronologi Kecelakaan

Insiden tenggelamnya KM Virgo terjadi sekitar pukul 21.30 WIB saat kapal sedang dalam perjalanan dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta menuju Pelabuhan Merak Banten. Menurut keterangan saksi mata, KM Virgo mengalami kerusakan mesin yang menyebabkan kapal tidak dapat dikendalikan dengan baik.

Sejumlah penumpang yang berhasil selamat mengungkapkan bahwa sebelum tenggelam, KM Virgo digoncang ombak yang cukup tinggi. Beberapa saat kemudian, air mulai masuk ke dalam ruang mesin sehingga sistem listrik padam dan mesin berhenti beroperasi.

"Sesaat setelah mesin berhenti, kapal miring dengan tajam dan akhirnya tenggelam," kata salah satu korban selamat yang ditemukan oleh tim SAR di sekitar lokasi kejadian.

Upaya Pencarian dan Evakuasi

Sejak mendapat laporan tentang tenggelamnya KM Virgo, Basarnas langsung mengaktifkan tim SAR dan mengerahkan sejumlah kapal untuk melakukan pencarian. Pencarian dilakukan di area sekitar titik koordinat 6°02' LS dan 105°50' BT dengan mempertimbangkan arus laut dan kondisi cuaca di wilayah tersebut.

"Kami telah mengerahkan 5 kapal patroli, 2 kapal tunda, dan 2 unit helikopter untuk membantu proses evakuasi dan pencarian," kata Kepala Basarnas Bambang Soelistyo dalam konferensi pers di Kantor Basarnas, Jakarta, Minggu (21/5).

Selain itu, Basarnas juga bekerja sama dengan TNI AL, Polri, dan BPBD Provinsi Banten serta DKI Jakarta untuk mempercepat proses pencarian. Tim SAR terus melakukan patroli di sekitar lokasi kejadian dengan harapan dapat menemukan korban yang masih tersisa di atas air atau tenggelam bersama kapal.

Status Korban

Dari total 243 orang yang tercatat naik di KM Virgo, sebanyak 114 orang telah ditemukan dalam kondisi selamat. Para korban selamat ini telah dievakuasi ke beberapa rumah sakit di sekitar Pelabuhan Merak dan RS Polri Kramat Jati Jakarta untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, sebanyak 129 orang masih dalam status dicari. Tim SAR masih terus melakukan pencarian di perairan Selat Sunda dengan memperhatikan arus yang cukup deras dan kondisi cuaca yang tidak menentu.

"Kami masih optimis akan menemukan korban yang masih dicari. Namun, kami juga harus mempertimbangkan kondisi cuaca dan arus yang bisa mempersulit proses pencarian," tambah Bambang Soelistyo.

Kondisi Cuaca dan Kendala Pencarian

Proses pencarian dan evakuasi korban KM Virgo dihadapkan pada beberapa kendala, terutama kondisi cuaca dan arus laut yang tidak menentu. Menurut BMKG, wilayah Selat Sunda saat ini masih diguyur hujan dengan tinggi ombak mencapai 1-2 meter.

Kondisi ini membuat proses pencarian menjadi lebih berisiko bagi tim SAR. Selain itu, kekeruhan air yang cukup tinggi juga mempersulit tim SAR dalam mendeteksi adanya korban yang masih berada di atas air.

Respons Pemerintah

Pemerintah telah menunjuk Kementerian Perhubungan sebagai koordinator dalam penanganan insiden KM Virgo. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah memerintahkan Ditjen Perhubungan Laut untuk segera melakukan investigasi menyeluruh mengenai penyebab tenggelamnya KM Virgo.

"Kami akan memastikan seluruh aspek terkait kecelakaan ini diteliti secara menyeluruh. Mulai dari kondisi kapal, persiapan sebelum berlayar, hingga faktor eksternal seperti cuaca," ujar Budi Karya Sumadi.

Sementara itu, Gubernur Banten Wahidin Halim meminta agar seluruh pihak terkait dapat bekerja sama dalam menangani dampak dari insiden ini. Ia juga meminta agar pihak berwenang segera memulai proses identifikasi korban untuk memudahkan proses penanganan selanjutnya.

Tanggung Jawab Operator Kapal

Berdasarkan data awal, KM Virgo merupakan kapal ro-ro (roll on/roll off) yang mengangkut penumpang dan kendaraan. Kapal ini dioperasikan oleh perusahaan pelayaran lokal di wilayah Jakarta-Banten.

Pihak berwenang telah mengambil keterangan dari operator kapal untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kondisi kapal sebelum berlayar. Sejauh ini, belum ada keterangan resmi mengenai apakah ada kelalaian dari pihak operator yang menyebabkan kecelakaan ini.

Insiden tenggelamnya KM Virgo ini menimbulkan kecemasan terkait standar keselamatan pelayaran di Indonesia. Pemerintah diharapkan dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh operator kapal untuk mencegah insiden serupa terulang kembali di masa depan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Budi Santoso

Penulis kesehatan pria dan pencegahan penyakit degeneratif.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter