17, 2026
Nasional

Suahasil Nazara Jabat Menkeu, Bakom Yakin APBN Tetap Stabil

Intan Permata
Intan Permata Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Suahasil Nazara Jabat Menkeu, Bakom Yakin APBN Tetap Stabil

Menteri Keuangan Suahasil Nazara resmi dilantik pada Rabu (21/2/2024) menggantikan Sri Mulyani Indrawati yang telah menjabat selama dua periode. Pelantikan ini dilakukan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, menandai dimulainya era baru dalam mengelola keuangan negara di bawah kepemimpinan Suahasil.

Latar Belakang dan Pengalaman Suahasil

Suahasil Nazara merupakan ekonom senior yang memiliki pengalaman luas di bidang keuangan dan pembangunan. Sebelum menjabat sebagai Menteri Keuangan, Suahasil pernah menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia dan pernah aktif dalam berbagai lembaga ekonomi internasional. Ia lulus dari Universitas Indonesia dengan gelar Sarjana Ekonomi dan melanjutkan pendidikan magister di University of Wisconsin, Amerika Serikat.

Dalam pidato pengambilan sumpah jabatannya, Suahasil menyatakan komitmennya untuk memastikan stabilitas ekonomi makro dan kelancaran anggaran negara. "Kami akan memastikan bahwa APBN berjalan efektif dan efisien, serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," ujarnya.

Strategi Penyusunan APBN 2024

Bertindak sebagai Badan Anggaran (Bakom) Dewan Perwakilan Rakyat, Fraksi Partai Golkart mengungkapkan keyakinannya bahwa stabilitas APBN akan terjaga di bawah kepemimpinan Menkeu baru. "Kami yakin dengan latar belakang dan pengalaman Bapak Suahasil, APBN tahun 2024 akan tetap stabil dan berjalan sesuai rencana," kata Ketua Fraksi Golkart di DPR RI, Sakti Wahyu Trenggono.

Strategi utama yang akan ditempuh Menkeu Suahasil meliputi optimasi pendapatan negara melalui reformasi perpajakan dan pengelolaan kekayaan negara yang lebih baik. Selain itu, fokus juga akan diberikan pada peningkatan efisiensi belanja dan penyelesaian utang negara secara bertahap.

"Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua program dan kegiatan anggaran untuk memastikan setiap rupiah belanja memberikan dampak maksimal bagi masyarakat," jelas Suahasil dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XI DPR RI.

Tantangan yang Dihadapi

Suahasil Nazara menghadapi sejumlah tantangan signifikan dalam mengelola keuangan negara. Pertama, tekanan inflasi yang masih tinggi dan volatilitas harga komoditas global. Kedua, perlambatan pertumbuhan ekonomi global yang dapat memengaruhi ekspor Indonesia. Ketiga, keterbatasan fiskal akibut masih tingginya beban subsidi dan utang negara.

"Kami harus bijak dalam mengelola ruang fiskal yang terbatas. Prioritas akan diberikan pada program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat dan peningkatan daya saing ekonomi nasional," ujar Menkeu Suahasil saat konferensi pers usai rapat kabinet.

Reaksi Pasar dan Analisis Ekonom

Pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menkeu mendapat respons positif dari pasar keuangan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami peningkatan sehari setelah pelantikan, dengan indeks rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga menguat. Para analis menganggap pengalaman dan kredibilitas Suahasil sebagai faktor penentu positif ini.

"Latar belakang akademis dan praktis Suahasil Nazara di bidang ekonomi makro dan keuangan internasional memberikan kepastian bagi pasar. Kita berharap kebijakan fiskal yang akan diambil dapat menjaga stabilitas makro sambil mendorong pertumbuhan ekonomi," kata Kepala Riset sebuah perusahaan sekuritas.

Revisi APBN dan Arah Kebijakan Fiskal

Menkeu Suahasil mengindikasikan adanya potensi revisi APBN 2024 untuk menyesuaikan dengan kondisi ekonomi terkini dan prioritas pemerintahan. "Kami akan mengevaluasi kembali beberapa komponen anggaran, terutama di sektor infrastruktur dan subsidi, untuk memastikan efisiensi dan relevansi kebijakan," jelasnya.

Salah satu fokus utama adalah percepatan transformasi digital dalam pelayanan publik dan sistem perpajakan. "Digitalisasi akan menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi administrasi keuangan negara dan memperluas basis pajak," tambah Menkeu Suahasil.

Komunikasi dengan DPR dan Stakeholder

Suahasil Nazara menegaskan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menyusun dan mengimplementasikan kebijakan anggaran. "Kami akan terus berkomunikasi intensif dengan DPR dan stakeholder lainnya untuk memastikan setiap kebijangan fiskal mendapat dukungan yang memadai," ujarnya.

Dalam agenda pertemuan pertamanya dengan Komisi XI DPR RI, Menkeu Suahasil membahas secara mendalam berbagai isu fiskal, termasuk reformasi perpajakan, pengelolaan utang negara, dan strategi percepatan pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Visi Jangka Panjang

Menkeu Suahasil menegaskan bahwa visi jangka panjangnya adalah menciptakan sistem keuangan negara yang resilient, inklusif, dan berkelanjutan. "Kami tidak hanya fokus pada angka-angka di APBN, tetapi juga bagaimana setiap kebijakan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan," pungkasnya.

Dengan pengalamin dan komitmen yang ditunjukkan, pasar dan publik menantikan langkah-langka konkrit yang akan diambil Menkeu Suahasil dalam mengelola keuangan negara, khususnya dalam menjaga stabilitas APBN 2024 dan tahun-tahun berikutnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Intan Permata

Spesialis konten kuliner sehat, diet, dan resep rendah kalori.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter