2 Mobil Terparkir di Tebet Terbakar, Ini Penyebabnya
Dua unit mobil yang terparkir di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, menjadi korban kebakaran pada Rabu (15/3) malam. Kebakaran yang diduga berasal dari short listrik ini menghanguskan satu mobil sedan dan satu mobil minivan yang terparkir berdampingan. Warga sekitar yang melihat api melalui jendela langsung memberi tahu pemilik rumah dan pemadam kebakaran.
Kepala Satuan Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi Sahrul mengatakan, laporan kebakaran mobil masuk ke pihaknya sekitar pukul 21.30 WIB. "Tim kami langsung bergerak ke lokasi dan berhasil memadamkan api dalam waktu 15 menit," ujar Sahrul saat ditemui di lokasi kejadian.
Menurut keterangan saksi mata, api pertama kali muncul dari bagian mesin mobil sedan yang terparkir di dalam kompleks perumahan. Api dengan cepat menjalar ke mobil minivan yang terparkir di sampingnya. "Warga sekitar melihat asap tebal dan api yang membesar dari arah parkiran. Mereka berteriak dan memanggil pemilik rumah," terang Sahrul.
Kronologi Kebakaran Mobil
Kebakaran bermula saat dua mobil tersebut terparkir di area parkir kompleks perumahan di Jalan Tebet Barat VIII, RT 02/RW 07, Tebet, Jakarta Selatan. Mobil sedan Honda Jazz berwarna hitam dan mobil minivan Toyota Avanza berwarna silver menjadi korban dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.30 WIB tersebut.
"Kedua mobil sedang parkir dan tidak ada orang di dalam saat kejadian itu terjadi. Api pertama kali muncul dari bagian mesin mobil Honda Jazz. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke mobil Toyota Avanza yang terparkir di sebelahnya," jelas Sahrul.
Pemilik rumah yang mendengar teriakan warga segera memeriksa keadaan dan melihat api sudah membesar di area parkiran. Ia langsung menghubungi pemadam kebakaran dan juga mencoba memadamkan api menggunakan alat pemadam kebakarans yang ada di rumahnya. "Upaya pemadaman awal tidak berhasil karena api sudah terlalu besar," tambahnya.
Penyebab Kebakaran Diduga Short Listrik
Berdasarkan hasil olah TKP tim penyidik kebakaran, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah short listrik pada sistem instalasi listrik mobil Honda Jazz. "Kami menemukan indikasi short listrik pada bagian mesin mobil tersebut. Kemungkinan ada korslet atau korsleting pada instalasi listrik yang menyebabkan timbulnya percikan api," ujar Sahrul.
Ia menjelaskan, mobil Honda Jazz tersebut baru saja diperbaiki di bengkel resmi beberapa hari sebelum kejadian. "Pemilik mobil mengatakan bahwa mobil tersebut baru melakukan service rutin di bengkel resmi. Namun, kami masih menyelidiki apakah ada hubungannya dengan perbaikan yang dilakukan," tambahnya.
Tim penyidik masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan pemilik kendaraan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut. "Kami juga akan memeriksa hasil visum mobil untuk mengetahui apakah ada indikator kerusakan pada sistem listrik," ujar Sahrul.
Kerugian Diperkirakan Capai Ratusan Juta
Dalam peristiwa kebakaran ini, kedua mobil mengalami kerusakan parah dan tidak dapat diselamatkan. Pemilik mobil mengaku merugi karena kehilangan dua kendaraan sekaligus. "Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Selain nilai kendaraan, kami juga kehilangan beberapa dokumen penting yang ada di dalam mobil," ucap pemilik mobil yang tidak mau disebutkan namanya.
Polisi Jakarta Selatan telah menerima laporan resmi mengenai kejadian ini dan akan menyelidiki lebih lanjut untuk mengetahui apakah ada unsur kesalahan atau kelalaian dari pihak bengkel yang melakukan perbaikan mobil. "Kami akan menyelidiki secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini," kata Kepala Polisi Sektor Tebet Komisaris Polisi Rudi.
Untuk mencegah kejadian serupa, warga disarankan untuk selalu memeriksa kondisi instalasi listrik kendaraan secara berkala, terutama setelah melakukan perbaikan atau service. Selain itu, jangan lupa untuk mematikan mesin separkir dan pastikan tidak ada barang mudah terbakar yang ditinggalkan di dalam mobil.
Tim Gulkarmat Jakarta Selatan juga mengingatkan warga untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat musim kemarau. "Sediakan alat pemadam kebakaran di rumah dan pastikan Anda tahu cara menggunakannya. Jika melihat api atau asap, segera hubungi 119 dan keluar dari lokasi yang berbahaya," pungkas Sahrul.
Komentar (0)