18, 2026
Nasional

Seskab Teddy Ungkap 6 Langkah Prabowo Menuju Kemandirian Energi

Rizky Amelia
Rizky Amelia Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Prabowo Sebut Ada 6 Langkah Menuju Kependangkaan Energi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan enam langkah strategis yang akan dijalankan oleh calon presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto, untuk mewujudkan kemandirian energi di Indonesia. Langkah-langkah ini disampaikan dalam acara yang diselenggarakan di kantor Dewan Kebijakan Nasional (DKN) Partai Gerindra.

Langkah Pertama: Optimalisasi Sumber Daya Energi Dalam Negeri

Prabowo menekankan pentingnya mengoptimalkan potensi sumber daya energi yang dimiliki Indonesia. Menurutnya, negara ini memiliki kekayaan alam yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara maksimal. "Kita harus bisa mengelola sumber daya kita sendiri dengan bijak dan cerdas," ujar Prabowo. Langkah ini melibatkan peningkatan produksi minyak bumi dan gas alam, serta pengembangan energi terbarukan seperti tenaga surya, angin, dan energi geothermal.

Langkah Kedua: Pembangunan Infrastruktur Energi yang Memadai

Infrastruktur menjadi kunci utama dalam mendukung program kemandirian energi. Prabowo berencana mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung seperti jaringan transmisi listrik, pipa gas, dan fasilitas penyimpanan energi. "Tanpa infrastruktur yang memadai, potensi energi kita tidak akan bisa tersalurkan dengan efektif ke seluruh penjuru nusantara," jelasnya.

Langkah Ketiga: Diversifikasi Sumber Energi

Mengurangi ketergantungan pada satu jenis energi menjadi fokus utama langkah ketiga. Prabowo menyoroti perlunya diversifikasi sumber energi untuk mengurangi risiko keamanan energi. "Kita tidak bisa hanya bergantung pada satu sumber energi. Kita perlu mengembangkan berbagai alternatif energi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan," tambahnya.

Langkah Keempat: Penguatan Industri Hilir Energi

Prabowo juga menekankan pentingnya membangun industri hilir energi yang kuat. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam Indonesia serta menciptakan lapangan kerja. "Industri hilir akan memungkinkan kita untuk mengendalikan harga energi di dalam negeri dan mengekspor produk olahan dengan nilai lebih tinggi," ujarnya.

Langkah Kelima: Penyelarasan Kebijakan Energi Nasional

Untuk mencapai target kemandirian energi, diperlukan kebijakan yang konsisten dan jangka panjang. Prabowo berjanji akan menyelaraskan berbagai kebijakan energi yang ada untuk menghindari ketidakkonsistenan dan perubahan kebijakan yang terlalu sering. "Kita perlu rencana jangka panjang yang tidak tergantung pada satu periode pemerintahan tertentu," katanya.

Langkah Keenam: Peningkatan Teknologi dan Inovasi Energi

Terakhir, Prabowo menekankan pentingnya investasi dalam riset dan pengembangan teknologi energi. Menurutnya, inovasi teknologi kunci untuk mengatasi berbagai tantangan energi di masa depan. "Kita harus mampu mengembangkan teknologi energi yang canggih dan sesuai dengan kondisi Indonesia," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Airlangga Hartarto menambahkan bahwa enam langkah ini telah disusun dengan mempertimbangkan berbagai aspek teknis, ekonomi, dan sosial. Ia menegaskan bahwa program ini bukan hanya sekalian janji kampanye, tetapi merupakan rencana jangka panjang yang telah dibahas secara komprehensih.

"Kemandirian energi bukan sekadar mimpi, tapi visi yang harus kita wujudkan bersama-sama. Dengan sumber daya alam yang melimpah dan sumber daya manusia yang kompeten, saya yakin Indonesia bisa menjadi negara yang mandiri dalam hal energi," pungkas Prabowo.

Program kemandirian energi ini diharapkan akan menjadi salah satu pilar utama dalam visi dan misi Prabowo jika terpilih menjadi presiden dalam pemilu mendatang. Tim kampanye menegaskan bahwa program ini akan dilaksanakan dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan kesejahteraan rakyat secara merata.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Rizky Amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter