17, 2026
Teknologi

Sempat Ditunda, LRT Jakarta Kepala Gading-Manggarai Diresmikan Siang Ini

Intan Kusuma
Intan Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Sempat Ditunda, LRT Jakarta Kepala Gading-Manggarai Diresmikan Siang Ini

Pemerintah resmi meresmikan operasional jalur LRT Jakarta lintas Kepala Gading hingga Manggarai pada hari ini. Prosesi peresmian ini sempat tertunda dari jadwal semula akibat berbagai kendala teknis dan administrasi. Presiden Joko Widodo didaulat untuk membuka secara resmi jalur transportasi massal ini yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas di ibu kota.

Jalur LRT Jakarta Kepala Gading-Manggarai memiliki panjang total 5,8 kilometer dengan enam stasiun perhentian, yaitu Kelapa Gading, Pegangsaan Dua, Rawasari, Pulomas, Kemayoran, dan Manggarai. Stasiun Manggarai difungsikan sebagai stasiun integrasi dengan moda transportasi lainnya seperti KRL Commuter Line dan MRT Jakarta.

Proses Pembangunan yang Tidak Mudah

Proses pembangunan jalur LRT Jakarta ini tidaklah mudah. Sejak pembangunan dimulai pada tahun 2013, proyek ini mengalami berbagai hambatan. Penundaan yang terjadi sebelumnya disebabkan oleh masalah pembebasan lahan, perizinan, serta masalah teknis dalam penyediaan komponen kereta api impor yang sempat terhambat pandemi COVID-19.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa penyelesaian proyek ini adalah bukti komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur transportasi massal di Jakarta. "Kita terus berupaya untuk menyelesaikan proyek infrastruktur yang sudah dimulai, termasuk LRT Jakarta ini. Semoga dengan dioperasionalkannya jalur ini, mobilitas warga Jakarta menjadi lebih mudah," ujarnya.

Kapasitas dan Frekuensi Operasional

Menurut data dari PT KAI, jalur LRT Jakarta Kepala Gading-Manggarai memiliki kapasitas angkut sekitar 40.000 penumpang per arah per hari. Frekuensi keberangkatan kereta akan disesuaikan dengan tingkat kebutuhan penumpang, dengan interval 5-10 menit pada jam sibuk dan 15-20 menit pada jam sepi.

Kereta yang digunakan pada jalur ini menggunakan tipe kereta listrik yang ramah lingkungan. Setiap kereta memiliki empat gerbong dengan kapasitas maksimal 300 penumpang per kereta. Kereta ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang kenyamanan penumpang seperti AC, Wi-Fi, ruang khusus difabel, serta area khusus untuk penumpang lanjut usia dan ibu hamil.

Tarif dan Sistem Pembayaran

Untuk tarif, LRT Jakarta menerapkan sistem tarif terintegrasi dengan moda transportasi lainnya. Tarif awal untuk jalur Kepala Gading-Manggarai adalah Rp5.000 untuk jarak tempuh 5 kilometer pertama. Tarif akan naik sebesar Rp1.000 untuk setiap kilometer berikutnya. Penumpang dapat menggunakan kartu Jakarta Smart Card (JSC) atau uang tunai untuk pembayaran tiket.

Sistem pembayaran yang terintegrasi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi penumpang dalam berpindah moda transportasi. Selain itu, pihak pengelola juga menyediakan aplikasi mobile yang dapat digunakan untuk membeli tiket secara daring dan memantau jadwal keberangkatan kereta.

Dampak terhadap Mobilitas Warga Jakarta

Diharapkan dengan dioperasikannya jalur LRT ini, mobilitas warga Jakarta, terutama di koridor utara dan timur, akan lebih terintegrasi dan efisien. Warga dari wilayah Bekasi dan Jakarta Utara yang bekerja atau beraktivitas di pusat kota diharapkan dapat menggunakan LRT sebagai alternatif transportasi yang lebih nyaman dan cepat.

"LRT ini akan menjadi tulang punggung transportasi massal di Jakarta Utara dan Timur. Dengan waktu tempuh yang lebih singkat dari moda transportasi lainnya, kami yakin banyak warga yang beralih menggunakan LRT," kata Gubernur Jakarta Anies Baswedan saat memberikan sambutan dalam peresmian tersebut.

Tantangan di Masa Depan

Meski telah diresmikan, pengelola LRT Jakarta masih menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Salah satunya adalah penyesuaian pola pergerakan penumpang dengan moda transportasi lainnya. Selain itu, perawatan rutin dan peningkatan sistem keamanan juga menjadi perhatian utama agar operasional LRT berjalan lancar dan aman.

Pemerintah berencana untuk melanjutkan pembangunan tahap berikutnya LRT Jakarta yang akan menghubungkan Jakarta dengan kota-kota di sekitarnya seperti Bekasi dan Depok. Diharapkan dengan jaringan LRT yang lebih lengkap, masalah kemacetan di wilayah metropolitan Jakarta dapat dikurangi secara signifikan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Intan Kusuma

Kontributor rubrik data dan visualisasi angka penting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter