30, 2026
Internasional

Sebanyak 261 Wisatawan Asing Berhasil Diselamatkan Pascabanjir Bandang Nepal

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/08/27/6a902d3605a4e-banjir-nepal_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Tania Sari
Tania Sari Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

261 Wisatawan Asing Dievakuasi Usai Banjir Bandang Guncang Nepal

Sebanyak 261 wisatawan asing berhasil dievakuasi dari daerah terdampak banjir bandang di Nepal. Para wisatawan tersebut terjebak di beberapa lokasi wisata setelah hujan deras mengakibatkan banjir bandang dan longsor di beberapa wilayah di Nepal. Operasi evakuasi berlangsung selama beberapa hari dengan bantuan tim penyelamat dari berbagai instansi.

Kondisi Banjir Bandang di Nepal

Banjir bandang yang melanda Nepal beberapa hari terakhir telah menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur dan memaksa banyak wisatawan untuk mengungsi. Hujan lebat yang turun terus-menerus selama beberapa hari mengakibatkan sungai meluap dan menimbulkan banjir bandang di beberapa daerah terutama di wilayah pegunungan yang menjadi tujuan wisata populer.

Menurut informasi dari pihak berwenang Nepal, banjir bandang ini telah mengakibatkan beberapa korban jiwa dan ratusan rumah rusak. Selain itu, akses transportasi di beberapa wilayah juga terputus akibat jembatan dan jalan rusak ditengah hujan deras yang terus mengguyur wilayah tersebut.

Operasi Evakuasi Wisatawan

Tim penyelatan gabungan dari Tentara Nasional Nepal, Polisi Nepal, dan tim sukarelawan berhasil melakukan evakuasi terhadap 261 wisatawan asing yang terjebak di berbagai lokasi wisata. Para wisatawan tersebut berasal dari berbagai negara termasuk India, Tiongkok, Amerika Serikat, dan beberapa negara Eropa.

"Kami telah berhasil menyelamatkan 261 wisatawan asing dari daerah terdampak banjir. Mereka sekarang berada di lokasi aman dan mendapatkan bantuan dasar," kata seperwira tinggi Tentara Nasional Nepal dalam konferensi pers.

Operasi evakuasi dihadapi dengan berbagai tantangan termasuk cuaca buruk yang masih terus turun, kondisi jalan yang rusak, dan arus sungai yang deras. Tim penyelatan harus menggunakan helikopter untuk mencapai beberapa lokasi yang terisolasi akibat banjir.

Respons Pemerintah dan Komunitas Internasional

Pemerintah Nepal telah menyatakan keadaan darurat di beberapa wilayah yang terdampak banjir bandang. Pemerintah juga telah membentuk tim khusus untuk menangani bantuan kemanusiaan dan pemulihan pasca bencana.

Kepala Badar Penanggulangan Bencana Nasional Nepal mengatakan bahwa pemerintah sedang fokus untuk menyelamatkan jiwa manusia dan memberikan bantuan dasar kepada korban banjir. "Kami sedang berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan semua korban mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan," ujarnya.

Beberapa negara dan organisasi internasional juga telah menawarkan bantuan kepada Nepal. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengirim tim kesehatan ke wilayah terdampak untuk membantu penanganan korban dan mencegah penyakit menular yang mungkin muncul pasca bencana.

Dampak terhadap Pariwisata Nepal

Banjir bandang ini tentu saja memberikan dampak signifikan terhadap industri pariwisata Nepal yang merupakan salah satu sumber pendapatan utama negara tersebut. Beberapa destinasi wisata populer terpaksa ditutak sementara waktu karena kondisi yang tidak aman.

Asosiasi Pariwisata Nepal menyatakan bahwa mereka sedang mengevaluasi kerusakan yang terjadi dan akan merencanakan strategi pemulihan industri pariwisata. "Kami akan bekerja sama dengan pemerintah dan mitra industri untuk memastikan pariwisata di Nepal segera pulih," kata Ketua Asosiasi Pariwisata Nepal.

Setelah evakuasi selesai, tantangan berikutnya yang dihadapi adalah pemulihan infrastruktur dan pemulikan ekonomi di wilayah terdampak. Pemerintah Nepal telah mengumumkan akan mengalokasikan dana khusus untuk rehabilitasi daerah yang terkena dampak banjir bandang.

"Kami akan fokus pada pemulihan jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya yang rusak akibat bencana. Selain itu, kami juga akan memberikan bantuan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian," kata Menteri Perhubungan Nepal.

Untuk wisatawan yang berencana berkunjung ke Nepal, pihak berwenang menyarankan untuk selalu memantau perkembangan cuaca dan situasi keamanan di daerah yang akan dikunjungi. Informasi terkait kondisi wisata dapat diperoleh dari kantor pariwisata lokal atau situs resmi pemerintah Nepal.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Tania Sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam
IKLAN SIDEBAR — SLOT AKTIF ✅
300x250 / responsif

Newsletter