17, 2026
Politik

Purbaya: Waktu Jadi Menkeu Saya Boleh Ngomong Panjang, Kini Pak Sua

Momen serah terima jabatan menteri keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara terjadi hal unik]]>

Lestari Saputra
Lestari Saputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Purbaya: Waktu Jadi Menkeu Saya Boleh Ngomong Panjang, Kini Pak Sua

Purbaya: Waktu Jadi Menteri Keuangan Saya Boleh Ngomong Panjang, Kini Pak Sua

mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Abdullah menyampaikan perbedaan sikap saat menjabat sebagai menteri dan kini sebagai warga biasa. Purbaya mengakui bahwa saat menjabat sebagai menteri, ia memiliki ruang untuk berbicara lebih panjang namun kini sebagai warga biasa, ia harus lebih singkat dan langsung pada intinya.

Dalam sebuah acara, Purbaya menjelaskan bahwa ada perbedaan signifikan antara posisi sebagai menteri dan sebagai warga biasa. "Saat jadi Menkeu, saya boleh ngomong panjang. Kini, saya jadi Pak Sua, harus singkat," ujar Purbaya dengan nada yang penuh makna.

Perbedaan Posisi dan Tanggung Jawab

Purbaya menjelaskan bahwa sebagai menteri, ia memiliki tanggung jawab yang lebih besar sehingga perlu memberikan penjelasan yang lebih mendalam terkait kebijakan-kebijakan yang diambil. Namun, sebagai warga biasa, ia harus lebih efisien dalam menyampaikan pendapatnya.

"Sebagai menteri, kita harus menjelaskan secara detail mengapa suatu kebijakan diambil, dampaknya apa, dan bagaimana implementasinya. Tapi sebagai warga biasa, kita bisa langsung ke inti tanpa perlu penjelasan panjang," tambahnya.

Kritikan Terhadap Gaya Komunikasi Pejabat

Purbaya juga menyampaikan kritik terhadap gaya komunikasi sejumlah pejabat saat ini yang menurutnya terlalu panjang dan tidak efektif. Ia mencontohkan beberapa pejabat yang sering kali memberikan penjelasan yang berbelit-belit sehingga sulit dipahami oleh masyarakat.

"Banyak pejabat sekarang yang bicara panjang lebar tapi intinya tidak jelas. Padahal masyarakat butuh informasi yang mudah dipahami dan langsung pada masalahnya," ujar Purbaya.

Pengalaman Menjadi Menteri Keuangan

Sebagai mantan Menteri Keuangan pada era pemerintahan Presiden Soeharto, Purbaya memiliki pengalaman langsung dalam menangani isu-isu ekonomi. Ia menegaskan bahwa saat itu, ia dan timnya selalu berusaha memberikan penjelasan yang jelas dan transparan kepada masyarakat.

"Kala itu kita selalu berusaha menjelaskan setiap kebijakan fiskal dengan bahasa yang sederhana. Karena kita tahu bahwa kebijakan ekonomi itu akan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat," kata Purbaya.

Harapan untuk Kepemimpinan yang Lebih Efektif

Purbaya berharap para pejabat saat ini dapat belajar dari pengalaman masa lalu untuk menjadi pemimpin yang lebih efektif. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang jelas dan langsung dalam memimpin sebuah negara.

"Kepemimpinan itu tidak hanya tentang kebijakan, tapi juga tentang bagaimana kita menyampaikannya kepada masyarakat. Kepemimpin yang efektif adalah yang bisa menjelaskan visi dan misi dengan jelas," tambahnya.

Sikap Sederhana sebagai Warga Biasa

Setelah menjabat sebagai menteri, Purbaya memilih untuk hidup sederhana sebagai warga biasa. Ia menegaskan bahwa ia tidak keberatan dengan posisinya sekarang karena ia bisa lebih dekat dengan masyarakat.

"Saya lebih suka sekarang. Bisa lebih dekat dengan masyarakat, mendengar langsung keluhan mereka, dan memberikan solusi yang lebih praktis," ujar Purbaya dengan penuh kepuasan.

Pesan untuk Muda-Mudi

Pada kesempatan itu, Purbaya juga memberikan pesan untuk generasi muda agar selalu berani menyampaikan pendapat dengan jelas dan tidak takut pada kebenaran. Ia menekankan pentingnya integritas dan keberanian dalam berkomunikasi.

"Jangan takut untuk mengatakan kebenaran, meskipun itu sulit. Karena kebenaran itu akan membawa kita ke arah yang lebih baik di masa depan," pungkasnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Lestari Saputra

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter