17, 2026
Politik

Video: Mentan Klaim Stok Beras Nasional

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengklaim, stok beras nasional masih aman]]>

Farid Saputra
Farid Saputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Video: Mentan Klaim Stok Beras Nasional

Mentan Klaim Stok Beras Nasional Aman, Optimis Jaga Ketahanan Pangan

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menegaskan bahwa stok beras nasional saat ini dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Klaim ini disampaikan dalam sebuah video yang diunggah di kanal resmi Kementerian Pertanian, menanggapi isu tentang kelangkaan beras yang sempat beredar di masyarakat.

Dalam video tersebut, Syahrul Yasin Limpo menjelaskan bahwa stok beras nasional saat ini mencapai 2,5 juta ton, termasuk stok Bulog dan stok petani. Menurutnya, angka ini jauh di atas ambang batas aman yang ditetapkan pemerintah sebesar 1 juta ton.

Data Stok Beras Nasional

Syahrul menyoroti bahwa stok Bulog saat ini mencapai 1,2 juta ton, sementara stok petani atau beras yang disimpan oleh para petani mencapai 1,3 juta ton. "Ini adalah angka yang sangat aman. Kita tidak perlu khawatir akan kelangkaan beras di tanah air," ujar Syahrul dalam video tersebut.

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan ini juga menjelaskan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai langkah untuk menjaga ketahanan pangan nasional, terkait beras. Salah satunya melalui program peningkatan produksi beras nasional yang terus dilaksanakan.

Program Peningkatan Produksi Beras

Pemerintah, kata Syahrul, terus mendorong program peningkatan produksi beras melalui berbagai inovasi teknologi dan peningkatan infrastruktur pertanian. "Kita terus mendorong program seperti Inovasi Terpadu Sistem Padi (Inovasi TSP) dan Program Peningkatan Kompetensi Petani (PKP) untuk meningkatkan produktivitas lahan sawit," jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga terus memperluas area tanaman padi melalui program tanam padi di lahan kering (TPTK) dan tanam padi di lahan pasang surut (TPLS). Program ini bertujuan untuk menambah luasan lahan pertanian sehingga produksi beras nasional terus meningkat.

Ketersediaan Beras di Pasar

Mentan juga menegaskan bahwa ketersediaan beras di pasar selalu terjaga meskipun ada beberapa fluktuasi harga. Menurutnya, harga beras di pasar saat ini masih dalam kisaran normal dan terjangkau bagi masyarakat.

"Harga beras di pasar saat ini berkisar Rp 12.000 hingga Rp 15.000 per kilogram, tergantung kualitas dan jenisnya. Ini masih dalam kisaran normal dan tidak berdampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Syahrul juga menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai skema untuk menjaga stabilitas harga beras di pasar, salah satunya melalui operasi pasar dan penyaluran beras bersubsidi kepada keluarga miskin.

Isu kelangkaan beras yang sempat beredar di masyarakat disebutkan Syahrul sebagai hal yang tidak benar dan berlebihan. Menurutnya, isu tersebut muncul karena beberapa faktor, termasup spekulasi harga oleh seorang oknum.

"Kita telah melacak isu tersebut dan ternyata tidak benar. Ada oknum yang mencoba menaikkan harga dengan menyebarkan isu kelangkaan. Tapi pemerintah sudah menangani dan sekarang situasi sudah kembali normal," jelasnya.

Untuk mencegah isu sering terulang, pemerintah berencana meningkatkan komunikasi dengan masyarakat terkait kondisi stok dan produksi beras nasional. "Kita akan terus transparan dalam memberikan informasi tentang kondisi pangan di tanah air agar tidak ada lagi isu yang salah dan menyesatkan," pungkasnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Farid Saputra

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter