18, 2026
Nasional

Pria Diduga Perakit Bom di Bandung Barat Diciduk, Bahan Peledak Disita

Seorang pria di Parongpong, Bandung Barat, ditangkap polisi karena diduga merakit bom dan terlibat dalam tindak teror di grup WhatsApp. Barang bukti disita.]]>

Andi Prasetyo
Andi Prasetyo Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Pria Diduga Perakit Bom di Bandung Barat Diciduk, Bahan Peledak Disita

Pria Diduga Perakit Bom di Bandung Barat Diciduk, Bahan Peledak Disita

Tim Detasipol Polresta Bandung berhasil meringkus seorang pria yang diduga sebagai perakit bom di wilayah Bandung Barat. Penangkapan ini dilakukan pada Rabu (15/3) dini hari dalam sebuah operasi yang berlangsung cukup intensif. Selain pelaku, polisi juga menyita berbagai bahan peledak yang siap digunakan untuk membuat alat peledak.

Kepala Polresta Bandung Kombes Pol Eka Wiryanta mengungkapkan bahwa penangkapan pelaku merupakan hasil dari pengembangan kasus yang sebelumnya telah ditangani oleh pihaknya. "Kami sudah melakukan pengembangan selama beberapa minggu terakhir setelah mendapat informasi adanya kegiatan mencurigakan di wilayah Bandung Barat. Setelah melalui proses penyelidikan intensif, akhirnya kami berhasil mengidentifikasi lokasi dan pelaku," ujar Eka dalam konferensi pers yang digelar di Mapolresta Bandung.

Penangkapan Berlangsung Tanpa Perlawanan

Operasi penangkapan berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB di sebuah rumah kontrakan di kawasan Cimahi, Bandung Barat. Menurut keterangan polisi, pelaku tidak memberikan perlawanan saat tim Detasipol masuk ke dalam rumah kontrakan tersebut. "Proses penangkapan berlangsung lancar dan tanpa ada perlawanan dari pelaku. Kami menemukan berbagai bahan yang diduga digunakan untuk membuat bom di dalam rumah tersebut," jelas Eka.

Di lokasi penangkapan, polisi menyita berbagai barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas perakit bom. Barang bukti tersebut termasuk tabung gas LPG ukuran kecil yang didalamnya diisi bahan peledak, kabel detonator, serta berbagai bahan kimia lainnya. Selain itu, polisi juga menyimpan barang bukti berupa ponsel dan laptop yang diduga digunakan pelaku untuk mencari referensi pembuatan bom.

Identitas Pelaku dan Latar Belakang

Pelaku yang ditangkap adalah seorang pria berinisial A (35), warga asal Ciamis, Jawa Barat. Menurut informasi yang dihimpun, pelaku sebelumnya bekerja sebagai buruh harian lepas dan memiliki riwayat pernah terlibat dalam kegiatan ekstremisme. "Pelaku memiliki riwayat terlibat dalam kegiatan yang tidak terpuji. Kami masih mengembangkan kemungkinan ada keterlibatan orang lain dalam kegiatan ini," ungkap Eka.

Dalam pengakapannya awal, pelaku mengaku membuat bom karena terpengaruh oleh ideologi ekstrem yang ia dapatkan melalui internet. "Saya terpengaruh oleh ideologi yang menyebar di internet. Saya belajar sendiri cara membuat bom dari berbagai sumber online," kata A saat diperiksa oleh penyidik.

Motif dan Rencana Penggunaan Bom

Menurut hasil pemeriksaan sementara, pelaku memiliki motif untuk menggunakan bom dalam aksi yang belum disebutkan secara detail. Polisi masih menyelidiki rencana pasti dari pelaku terkait penggunaan bom yang telah disiapkan tersebut. "Kami masih mengembangkan motif pasti dari pelaku. Apakah akan digunakan untuk aksi teror atau hanya untuk uji coba, kami masih dalam tahap penyelidikan," jelas Eka.

Tanggapan Pemerintah dan Masyarakat

Penangkapan pelaku perakit bom ini mendapat respon serius dari pemerintah setempat. Bupati Bandung Barat, H. Aam Suryaman, mengapresiasi tindakan cepat dari pihak kepolisian dalam mencegah potensi terorisme di wilayahnya. "Kami mengapresiasi langkah Polresta Bandung yang telah berhasil mencegah potensi terorisme di wilayah Bandung Barat. Pemerintah daerah akan terus mendukung upaya penegakan hukum dan pencegahan terorisme," ujar Aam.

Sementara itu, masyarakat setempat menunjukkan reaksi positif terhadap penangkapan pelaku. Seorang warga setempat, Budi (42), mengaku lega setelah mengetahui adanya penangkapan pelaku perakit bom di tengah masyarakat. "Alhamdulillah, kami lega setelah tahu polisi berhasil meringkus pelaku. Semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih waspada terhadap hal-hal yang mencurigakan," ujar Budi.

Penyelidikan Masih Berlanjut

Saat ini, pelaku masih dalam pemeriksaan intensif oleh tim penyidik Polresta Bandung. Polisi menyatakan bahwa penyelidikan masih akan dilanjutkan untuk mengungkap apakah ada keterlibatan pihak lain dalam kegiatan perakitan bom tersebut. "Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan beberapa saksi. Kami juga akan memeriksa barang bukti yang disita untuk mengetahui jenis bahan peledak yang digunakan," tutup Eka.

Dengan penangkapan ini, diharapkan potensi terorisme dapat dicegah sebelum merembes lebih luas. Pihak kepolisian terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melapor jika menemukan hal-hal yang mencurigakan di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Andi Prasetyo

Kontributor bidang kebugaran dan olahraga. Menulis tips workout dan gaya hidup aktif.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter