19, 2026
Nasional

Prabowo: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun dan Bersahabat

Intan Permata
Intan Permata Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

Prabowo: Persaingan dan Kritik Tetap dalam Kerukunan

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan persahabatan dalam menjalankan demokrasi, meski terdapat perbedaan pandangan, persaingan, maupun kritik. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat di GBK Arena, Jakarta, Rabu (9/9).

Demokrasi dengan Berbagai Warna

Prabowo menekankan bahwa demokrasi memberikan ruang bagi setiap pihak untuk memiliki pandangan yang berbeda. Menurutnya, persaingan, kritik, saran, dan rekomendasi merupakan bagian tak terpisahkan dari proses demokrasi yang harus dihormati.

"Ini demokrasi Indonesia. Dan hari ini, di panggung ini, ya inilah demokrasi Indonesia. Macam-macam warna. Bersaing, kritik, menyampaikan saran, memberi rekomendasi. Menyampaikan hal-hal yang mungkin tidak enak untuk disampaikan tapi tetap kita rukun, tetap bersahabat, tetap berkeluarga," tegas Prabowo.

Sikap Menghormati dalam Perbedaan

Dalam sambutannya, Prabowo menilai sikap saling menghormati di tengah perbedaan menjadi kunci dalam kehidupan demokrasi Indonesia. Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan tidak semestinya menghilangkan kerukunan dan persahabatan di antara para tokoh politik.

"Ini yang harus kita pegang," ujar Presiden yang terpilih pada Pilpres 2024 ini.

Pengalaman Perjalanan Politik

Prabowo juga menyinggung perjalanan politik Partai Demokrat dan pengalamannya pribadi yang pernah mengalami kemenangan maupun kekalahan dalam kontestasi politik. Ia menyampaikan apresiasi atas sikap Partai Demokrat yang tetap menjaga etika demokrasi ketika berada di luar pemerintahan.

"Partai Demokrat pernah menang, pernah tidak menang. Pernah di puncak, pernah di pemerintahan. Tapi waktu tidak berkuasa, Partai Demokrat tidak caci maki. Partai Demokrat tidak bakar-bakar," kata Prabowo.

Prabowo kemudian menceritakan pengalamannya yang beberapa kali belum mendapat mandat rakyat sebelum akhirnya memenangkan Pemilihan Presiden pada 2024.

"Saya waktu empat kali tidak menang, saya pun terima. Ya sudah, kita maju lagi," tuturnya singkat.

Demokrasi sebagai Sarana Pengabdian

Bagi Prabowo, perjalanan politik yang panjang tersebut merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus diterima dengan lapang dada. Ia menegaskan bahwa setiap pihak dapat terus bersaing dan menyampaikan kritik, namun tetap menjaga persatuan sebagai satu bangsa.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Partai Demokrat pada era Pemilu tahun 2019 dan 2024. Prabowo menyebut dukungan tersebut menunjukkan adanya kesamaan cita-cita dan prinsip dalam membangun Indonesia.

"Karena kita memang punya cita-cita dan prinsip yang sama," ujar Prabowo.

Prabowo menegaskan bahwa demokrasi harus menjadi sarana untuk terus berbakti dan mengabdi kepada rakyat. Karena itu, perbedaan pandangan dalam demokrasi harus tetap ditempatkan dalam semangat persatuan dan kepentingan bangsa.

"Jadi, kita justru menghayati bahwa tentara itu adalah milik rakyat dan kalau kita ingin terus berbakti, mengabdi di bidang politik kita harus menjalankan politik itu melalui demokrasi," pungkasnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Intan Permata

Spesialis konten kuliner sehat, diet, dan resep rendah kalori.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter