24, 2026 ID
Papua Pegunungan

Pemprov Pastikan BBM Papua Pegunungan Kembali Normal

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan memastikan pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya kembali normal setelah sempat terganggu akibat kendala logistik. Jaminan itu disampaikan menyusul lancarnya kembali peny

Pemprov Pastikan BBM Papua Pegunungan Kembali Normal

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan memastikan pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya kembali normal setelah sempat terganggu akibat kendala logistik. Jaminan itu disampaikan menyusul lancarnya kembali penyaluran BBM dari depot induk ke sejumlah kabupaten yang sebelumnya mengeluhkan kelangkaan.

Sebelumnya, sejumlah daerah di Papua Pegunungan mengalami kelangkaan BBM selama beberapa hari. Antrean panjang terjadi di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan pengecer, sementara sebagian angkutan umum mengurangi jam operasional. Kondisi itu dipicu oleh terganggunya pengiriman akibat cuaca ekstrem yang membuat jalan darat sulit dilalui dan penerbangan kargo tertunda.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Papua Pegunungan menyatakan stok BBM di gudang penyangga kini dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat untuk beberapa pekan ke depan. Pengiriman BBM yang sebelumnya terhambat kini berjalan normal, baik melalui transportasi darat maupun udara untuk daerah yang sulit dijangkau.

Distribusi ke kabupaten dan harga dipantau ketat

Distribusi BBM telah menjangkau sejumlah kabupaten di Papua Pegunungan, termasuk Jayawijaya, Lanny Jaya, Nduga, dan Pegunungan Bintang. SPBU dan agen penyalur yang sempat membatasi penjualan kini kembali melayani pembelian sesuai kuota normal. Masyarakat yang sebelumnya harus antre panjang mulai merasakan kondisi yang lebih longgar.

Pemprov memastikan harga BBM jenis Pertalite, Solar, dan Pertamax di wilayahnya tetap mengikuti harga resmi yang ditetapkan pemerintah. Pengawasan terhadap praktik penimbunan dan penjualan di atas harga eceran tertinggi (HET) diperketat di tingkat kabupaten dan kampung. Aparat gabungan bersama Dinas ESDM setempat akan menindak tegas pihak yang memanfaatkan kelangkaan untuk meraup keuntungan.

Dalam menjaga stabilitas, Pemprov berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga untuk memastikan alokasi BBM sesuai kebutuhan masing-masing kabupaten. Fasilitas penyimpanan di sejumlah titik strategis juga disiagakan agar pasokan tetap aman meskipun terjadi gangguan cuaca. Pemprov memproyeksikan kebutuhan BBM akan meningkat seiring berbagai kegiatan masyarakat, sehingga penambahan pasokan dilakukan secara bertahap.

Meski pasokan sudah normal, Pemprov tetap mengimbau masyarakat membeli BBM secukupnya dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar distribusi berjalan merata hingga ke pelosok. Para pengusaha angkutan dan pelaku usaha juga diminta tidak menaikkan tarif secara sepihak dengan alasan kenaikan biaya BBM.

Dengan pulihnya pasokan ini, aktivitas ekonomi dan mobilitas warga di Papua Pegunungan diharapkan segera pulih kembali. Pemprov berkomitmen menjaga ketersediaan BBM secara berkelanjutan dengan memperkuat stok penyangga dan memastikan jalur logistik tetap terbuka, terutama menjelang periode cuaca buruk yang kerap menghambat pengiriman.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag