17, 2026
Nasional

MU Kena Comeback Brighton, Carrick Dihujat Pecahkan Rekor Buruk 50 Tahun

Manchester United kena comeback Brighton 2-3 dan tersingkir dari Carabao Cup. Carrick dihujat netizen setelah rekor buruk 50 tahun MU pecah.]]>

Galih Nasution
Galih Nasution Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

MU Kena Comeback Brighton, Carrick Dihujat Pecahkan Rekor Buruk 50 Tahun

MU Kena Comeback Brighton, Carrick Dihujat Pecahkan Rekor Buruk 50 Tahun

Manchester United mengalami kekalahan telak dari Brighton & Hove Albion dengan skor 3-0 dalam lanjutan Premier League di American Express Community Stadium, Sabtu (19/11/2022). Hasil ini menandai kekalangan kedua bagi Setan Merah dalam tiga laga terakhir di semua kompetisi. Performa yang mengecewakan ini membuat pelatih interim Michael Carrick mendapat sorotan tajam dari para penggemar dan analis sepak bola.

Performa Menurun Setelah Kemenangan atas Liverpool

Kekalahan dari Brighton menjadi pukulan berat bagi Manchester United yang baru saja mencatat kemenangan dramatis atas Liverpool di Old Trafford. Setelah menang 2-1 melawan sang rival abadi, performa tim justru menurun drastis. Dalam dua laga terakhir, United gagal mencetak gol dan kebobolan lima kali.

Di laga kontra Brighton, The Seagulls tampil dominan se menit awal. Saka membuka keunggulan di menit ke-34 sebelum Alexis Mac Allister menambah gol di menit ke-48. Pascagol kedua, Brighton terus mendominasi pertandingan dan akhirnya menutup kemenangan melalui gol Kaoru Mitoma di menit ke-90+3.

Kritikan Tajam untuk Michael Carrick

Michael Carrick yang menggantikan posisi Ole Gunnar Solskjaer sementara, menerima kritikan keras setelah pertandingan. Beberapa analis menyatakan bahwa Manchester United tampil tanpa ide permainan jelas dan kebingungan di lini tengah.

"Kami tidak bermain dengan baik hari ini. Brighton lebih pantas menang," ujar Carrick dalam konferensi pers usai pertandingan. "Kami kehilangan banyak duel dan tidak bisa menjaga konsistensi performa. Ini adalah hasil yang sangat mengecewakan bagi kami dan para pendukung."

Rekor Buruk Manchester United

Kekalangan dari Brighton ini mencatat rekor buruk bagi Manchester United. Setan Merah menjadi tim pertama dalam 50 tahun terakhir yang kebobolan minimal tiga gol dalam tiga laga kandang beruntuk di semua kompetisi. Rekor ini menunjukkan betapa parahnya krisis yang dialami klub lega Inggris tersebut.

Dalam 50 tahun terakhir, hanya ada satu kali Manchester United mengalami kebobolan tiga gol atau lebih dalam tiga laga kandang beruntun, yaitu pada musim 1972-1973. Kondisi ini menunjukkan bahwa pertahanan tim sedang mengalami masalah serius yang perlu segera diatasi.

Tanggapan dari Pihak Klub

Para pemain Manchester United juga mengakui kekecewaan mereka dengan hasil pertandingan. Bruno Fernandes, salah satu pemain bintang tim, mengungkapkan frustrasinya setelah laga.

"Kami tahu performa kami tidak baik dalam beberapa pekan terakhir. Hari ini lebih buruk lagi. Kami kehilangan banyak poin dan posisi di klasemen semakin terancam. Kami perlu segera bangun dan fokus pada laga berikutnya," ujar Fernandes.

Sementara itu, kapten Harry Maguire mencoba memberikan semangat bagi rekan setimnya meski mengakui kekecewaan dengan hasil yang diraih.

"Ini adalah momen sulit bagi klub kami. Tapi kami adalah Manchester United dan kami akan bangun dari situ. Kami memiliki karakter untuk melalui masa sulit ini dan kembali menunjukkan performa terbaik," tambah Maguire.

Implikasi untuk Liga dan Liga Champions

Kekalahan ini semakin mengancam posisi Manchester United di klasemen Premier League. Saat ini, Setan Merah menempati posisi ke-8 dengan 22 poin dari 15 laga, terpaut 12 poin dari zona Liga Champions. Dengan sisa 23 laga, United kesulitan mengejar tim-tim di atasnya yang menunjukkan performa lebih konsisten.

Di Liga Champions, United masih memiliki peluang untuk lolos dari babak penyisihan grup setelah meraih kemenangan 2-0 melawan Villarreal. Namun, performa buruk di liga domestik membuat klub khawatir akan konsentrasi tim di kompetisi Eropa.

Masa Depan Pelatih Manchester United

Dengan performa yang menurun dan kekalahan telak dari Brighton, masa depan Michael Carrick sebagai pelatih interim menjadi semakin tidak pasti. Klub dilaporkan sedang fokus untuk mencari pelatih kepala permanen yang dapat membawa kembali stabilitas performa tim.

Beberapa nama telah disebut-sebut sebagai calon pelatih baru, termasuk Erik ten Hag, Mauricio Pochettino, dan Julian Nagelsmann. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai siapa yang akan menggantikan posisi Carrick yang hanya akan memimpin tim dalam beberapa laga lagi.

Untuk sementara waktu, Carrick masih akan memimpin Manchester United dalam laga konsa Aston Villa pada Rabu (23/11/2022) di Old Trafford. Hasil pertandingan tersebut akan menjadi penentu nasib sementara pelatih berusia 41 tahun tersebut.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Galih Nasution

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter