17, 2026
Nasional

Kapal Virgo Tenggelam, Prabowo Minta Investigasi Menyeluruh

Siti Rahma
Siti Rahma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Kapal Virgo Tenggelam, Prabowo Minta Investigasi Menyeluruh

Kapal tangki Virgo yang tenggelam di perairan Selat Sunda pada Sabtu (20/5) lalu menjadi sorotan utama. Kecelakaan laut yang mengakibatkan empat awak kapal tewas dan dua lainnya hilang masih menyisakan banyak tanya. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meminta investigasi menyeluruh mengenai kejadian ini guna mengungkap penyebab pasti tenggelamnya kapal tersebut.

Kejadian yang Menyisakan Duka

Kapal tangki Virgo yang mengangkut minyak tanah tenggelam di perairan Selat Suda pada Sabtu (20/5) lalu. Kejadian bencana laut ini mengakibatkan empat awak kapal tewas, sementara dua awak lainnya masih dalam status hilang. Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap dua korban yang belum ditemukan hingga Senin (22/5) siang.

Kapal yang berbendera Panama ini diketahui mengangkut sekitar 1,8 juta liter minyak tanah dari Jakarta menuju Pontianak. Menurut keterangan pihak berwenang, kapal tenggelam sekitar pukul 15.30 WIB pada Sabtu (20/5) di koordinat 5°54'38" LS dan 105°28'48" BT, sekitar 70 mil barat laut dari Pulau Panjang, Bengkulu.

Dari 12 awak kapal yang berada di atas kapal saat kejadian, delapan orang berhasil diselamatkan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI AL, Basarnas, dan kapal lain yang berada di dekat lokasi kejadian. Empat jenazah korban sudah ditemukan dan dievakuasi, sementara dua orang lainnya masih dalam pencarian intensif.

Respon Pemerintah

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan respons serius terkait kejadian tenggelamnya kapal Virgo. Prabowo meminta agar dilakukan investigasi menyeluruh guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan laut yang mengakibatkan korban jiwa ini.

Prabowo juga menyampaikan duka cita mendalam atas korban yang tewas dalam kejadian ini. "Kita turut berdua cita atas korban yang tewas dan berharap dua awak kapal yang masih hilang segera ditemukan dalam keadaan selamat," tambahnya.

Penyelidikan Berlangsung

Tim investigasi gabungan dari Kementerian Perhubungan, Bea Cukai, dan Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) telah dibentuk untuk menyelidiki kejadian tenggelamnya kapal Virgo. Investigator telah mengumpulkan berbagai bukti di lokasi kejadian dan mewawancarakan saksi-saksi yang selamat.

Kapal Virgo sendiri merupakan kapal bertipe tanker dengan panjang 110 meter dan lebar 16 meter. Kapal ini dibangun pada tahun 2000 dan memiliki kapasitas muat hingga 3.000 DWT. Kapal ini terdaftar di Panama dan dimiliki oleh perusahaan pelayaran asal Singapura.

Dampak Lingkungan

Selain korban jiwa, tenggelamnya kapal Virgo juga memunculkan kekhawatiran akan dampak terhadap lingkungan laut. Kapal ini diketahui mengangkut sekitar 1,8 juta liter minyak tanah yang berpotensi mengalami tumpah jika tangki kapal pecah.

Pihak berwenang belum bisa memastikan apakah minyak tanah yang diangkut oleh kapal sudah mulai tumpah atau tidak. Tim pemantauan masih terus melakukan pengecekan di permukaan laut di sekitar lokasi tenggelamnya kapal.

Keselamatan Pelayaran

Kejadian tenggelamnya kapal Virgo kembali menyoroti pentingnya keselamatan pelayaran, terutama untuk kapal-kapal yang melintasi perairan Indonesia. Selat Sunda, yang menjadi lokasi kejadian, merupakan salah satu jalur pelayaran ramai dunia yang memiliki risiko tinggi karena kondisi cuaca yang seringkali tidak menentu.

Dengan adanya kejadian ini, diharapkan pemerintah dapat segera mengevaluasi kembali sistem pengawasan dan regulasi di bidang pelayaran guna mencegah terulangnya tragedi serupa di masa depan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Siti Rahma

Menarik pada topik kesehatan wanita, kehamilan, dan parenting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter