Milos Kerkez Blak-blakan soal Taktik Andoni Iraola: Pressing 90 Menit Itu Sulit
Defender kiri Bournemouth, Milos Kerkez, mengungkap tantangan yang dihadapi timnya di bawah asuhan pelatih Andoni Iraola. Pemain berusia 19 tahun itu mengakui bahwa menerapkan sistem pressing intensif selama 90 menit merupakan tugas yang sangat sulit, bahkan bagi para pemain profesional.
Kerkez, yang bergabung dengan Bournemouth dari Ajax pada musim panas 2023, telah menjadi starter reguler di tim utama di bawah Iraola. Pemain asal Hungaria ini menyoroti filosofi bermain yang diterapkan pelatih asal Spanyol tersebut, yang menekankan tekanan tinggi sejak awal hingga akhir pertandingan.
Sistem Berbasis Pressing Tinggi
"Sistem yang dijalankan Iraola sangat menantang," ujar Kerkez dalam wawancara eksklusif. "Kita diminta untuk melakukan pressing tinggi sepanjang pertandingan. Ini bukanlah sesuatu yang mudah dilakukan, terutama di level ini."
Iraola, yang sebelumnya melatih Athletic Bilbao, dikenal dengan gaya berbasis pressing tinggi dan serangan balik cepat. Sistem ini telah terbukti efektif di Liga Premier, meskipun memerlukan stamina dan disiplin tinggi dari setiap pemain di lapangan.
"Ketika Anda bermain melawan tim yang memiliki penguasaan bola, seperti Arsenal atau Manchester City, Anda harus siap untuk menekan sepanjang waktu. Ini membutuhkan komitmen 100% dari setiap anggota tim," tambah Kerkez.
Tantangan Fisik dan Mental
Sebagai pemain bertahan, Kerkez mengakui bahwa peran dalam sistem ini tidak hanya sekadar bertahan. Ia harus sering terlibat dalam serangan sambil tetap waspada untuk kembalinya lawan.
"Kadang-kadang Anda harus maju ke depan, tetapi Anda tidak boleh lupa posisi defensif Anda. Ini adalah keseimbangan yang sulit untuk ditemukan. Saya terus belajar setiap hari," jelasnya.
Stamina menjadi faktor krusial dalam menerapkan sistem ini. Para pemain harus tetap fokus dan efisien secara fisik hingga menit terakhir pertandingan.
"Saya ingat dalam beberapa pertandingan, terutama di babak kedua, Anda bisa merasa lelah. Tetapi sistemnya meminta Anda untuk tetap bekerja keras. Jika kita tidak menekan secara konsisten, tim lawan akan mendapatkan ruang dan waktu," tambahnya.
Pengaruh Terhadap Permainan Tim
Di bawah Iraola, Bournemouth telah mengembarkan gaya bermain yang agresif dan atraktif. Tim sering kali menguasai permainan melalui tekanan tinggi yang memaksa lawan membuat kesalahan.
Kerkez mengaku bahwa ia dan rekan setimnya membutuhkan waktu untuk menyesuaikan dengan filosofi baru ini. Namun, ia melihat potensi besar dalam pengembangan sistem ini.
Pelatih Iraola sendiri telah menekankan pentingnya konsistensi dalam menerapkan sistem ini. Ia sering mengulang pesan bahwa setiap pemain harus memahami peran mereka dalam tim, baik saat menguasai bola maupun saat kehilangan bola.
Proses Pembelajaran Berkelanjutan
Bagi Kerkez, pengalaman bermain di bawah Iraola adalah pelajaran berharga. Ia mengakui bahwa ia telah berkembang sebagai pemain dalam beberapa bulan terakhir.
Saya belajar bagaimana membaca permainan dengan lebih baik. Dalam sistem ini, Anda tidak hanya fokus pada lawan di depan Anda, tetapi juga pada posisi rekan setim dan gerakan lawan secara keseluruhan," jelasnya.
Pemain muda ini optimistis bahwa Bournemouth akan terus berkembang di bawah asuhan Iraola. Ia percaya bahwa dengan terus berlatih dan menyesuaikan diri, tim akan mampu bersaing dengan lebih baik di Liga Premier.
Komentar (0)