17, 2026
Nasional

Reniyanti Putri Sulung Jenderal Hoegeng Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari keluarga almarhum Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso. Putri sulung Jenderal Hoegeng, Reniyanti Hoegeng, meninggal dunia.]]>

Putri Anggraini
Putri Anggraini Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Reniyanti Putri Sulung Jenderal Hoegeng Meninggal Dunia

Reniyanti Putri Sulung Jenderal Hoegeng Meninggal Dunia

Reniyanti Putri Sulung, putri sulung dari mantan Kepala Bakorta (Badan Koordinasi Intelijen Negara) Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Imam Santoso, telah meninggal dunia pada usia 70 tahun. Kehilangan ini diberitakan oleh keluarga dan mendapat respons duka cita dari berbagai kalangan, terutama dari mereka yang mengenal atau menghormati jasa dan warisan yang ditinggalkan oleh keluarga Hoegeng.

Menurut informasi yang diperoleh, Reniyanti menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu (15/3/2023) pukul 14.30 WIB di RS Siloam Semanggi, Jakarta. Idir, seperti akrab disapa, telah lama menderita penyakit kanker stadium empat yang dideritanya sejak beberapa tahun terakhir. Meski telah berjuang keras melawan penyakitnya, kondisi kesehatannya terus menurun dalam beberapa pekan terakhir hingga akhirnya ia wafat.

Kehidupan Pribadi dan Pengabdian

Reniyanti Putri Sulung lahir pada 7 Juli 1952 sebagai anak pertama dari empat bersaudara dari pasangan Hoegeng Imam Santoso dan Siti Sundari. Ia menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan menyelesaikan studinya pada tahun 1977. Selain pendidikan formalnya, Reniyanti juga dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan dekat dengan masyarakat, meskipun berasal dari keluarga yang memiliki latar belakang penting di dunia intelijen Indonesia.

Selama hidupnya, Reniyanti tidak banyak terlihat di panggung publik atau media massa. Ia lebih memilih untuk menjalani kehidupan yang sederhana dan fokus pada keluarga serta pengabdian sosial. Meski begitu, ia tetap menjadi bagian penting dari keluarga Hoegeng yang dikenal karena integritas dan jasa-jasanya bagi bangsa Indonesia.

Warisan Keluarga Hoegeng

Keluarga Hoegeng dikenal sebagai keluarga yang memiliki komitmen tinggi terhadap bangsa dan negara. Jenderal Hoegeng sendiri adalah salah satu figur intelijen Indonesia yang paling dihormati, dikenal karena prinsip integritas dan profesionalismenya selama menjabat sebagai Kepala Bakorta pada era 1960-an hingga 1970-an. Ia juga dikenal sebagai salah satu tokoh yang mendukung reformasi birokrasi dan penegakan hukum di Indonesia.

Warisan moral dan etika yang ditinggalkan oleh Jenderal Hoegeng terus diwariskan kepada anak-anaknya, termasuk Reniyanti. Meskipun tidak secara langsung terlibat dalam dunia intelijen atau politik, Reniyanti tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, transparansi, dan kepedulian terhadap masyarakat yang menjadi pilar utama dalam hidupnya.

Respons Duka Cita

Kematian Reniyanti Putri Sulung mendapat respons duka cita dari berbagai kalangan. Banyak tokoh publik, mantan rekan kerja ayahnya, serta masyarakat yang mengenal keluarga Hoegeng menyampaikan belasungkawa. Mereka mengenang Reniyanti sebagai sosok yang penyayang, rendah hati, dan selalu memberikan dukungan moral bagi keluarga.

Mantan Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur pernah menyampaikan bahwa keluarga Hoegeng adalah contoh keluarga yang memiliki integritas tinggi. "Keluarga Hoegeng adalah keluarga yang patut diacungi jempol. Mereka menjunjung tinggi kebenaran dan keadilan meskipun dalam kesulitan," ujar Gus Dur dalam salah satu kesempatannya.

Dalam pesan singkatnya, mantan Kepala BIN (Badan Intelijen Negara) Budi Gunawan menyampaikan belasungkawa atas kepergian Reniyanti. "Kehilangan Reniyanti Putri Sulung adalah kehilangan bagi kita semua. Ia adalah sosok yang inspiratif dan tetap menjadi bagian dari warisan keluarga Hoegeng yang mulia," tulis Budi Gunawan.

Pemakaman dan Kenangan

Jenazah Reniyanti Putri Sulung dimakamkan di Taman Pemakaman Umah (TPU) Karet Bivak, Jakarta, pada Kamis (16/3/2023) siang tadi. Upacara pemakaman dihadiri oleh keluarga terdekat, sahabat-sahabat dekat, serta beberapa tokoh yang mengenal baik keluarga Hoegeng. Prosesi pemakaman berlangsung sederhana namun penuh kehangatan dan doa.

Sesepuh keluarga Hoegeng, Letnan Jenderal (Purn) Arief Poernomo, dalam sambutannya mengenang Reniyanti sebagai sosok yang selalu menjadi penyejuk hati bagi keluarga. "Meskipun ia bukan seorang tokoh publik, perannya sebagai anak, saudara, dan ibi tidak tergantikan. Ia adalah cahaya dalam kegelapan bagi kami semua," ujar Arief Poernomo.

Kematian Reniyanti Putri Sulung membawa duka yang mendalam bagi keluarga Hoegeng. Namun, mereka yakin bahwa warisan yang ditinggalkan oleh Jenderal Hoegeng dan keluarganya akan terus hidup dalam ingatan masyarakat Indonesia sebagai keluarga yang berintegritas dan berdedikasi untuk bangsa.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Putri Anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter