17, 2026
Nasional

Mendagri Minta Pengamanan ASN di Papua Diperkuat

Dewi Lestari
Dewi Lestari Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Mendagri Minta Pengamanan ASN di Papua Diperkuat

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta pemerintah daerah di Provinsi Papua untuk memperkuat pengamanan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di daerah tersebut. Permintaan ini disampaikan mengingat situasi keamanan di beberapa wilayah di Papua masih memerlukan perhatian khusus, terutama terkait perlindungan ASN yang menjadi sasaran serangan kelompok separatis.

Dalam rapat koordinasi yang digelar beberapa waktu lalu, Mendagri menekankan pentingnya menjamin keamanan dan keselamatan ASN sebagai penegak kebijakan pemerintah di daerah. "ASN adalah tulang punggung administrasi pemerintahan di daerah. Tanpa keamanan yang memadai, ASN tidak bisa bekerja optimal dan pelayanan kepada masyarakat terganggu," ujar Tito Karnavian dalam rapat tersebut.

Lonjakan Serangan terhadap ASN

Data yang dikelolah oleh Kementerian Dalam Negeri menunjukkan adanya peningkatan insiden keamanan yang menyerang ASN di Papua dalam tiga tahun terakhir. Sebanyak 38 ASN menjadi korban serangan antara tahun 2020 hingga 2023, dengan rincian 12 di antaranya tewas dan 26 lainnya mengalami luka berat atau dibawa kabur oleh kelompok bersenjata.

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasela (BPIP) Yaqut Cholil Qoumas mendukung langkah Mendagri dengan menyatakan perlunya perlindungan khusus bagi ASN di Papua. "ASN yang bertugas di Papua adalah pahlawan pembangun yang berkorban demi integritas NKRI. Mereka harus dilindungi dengan maksimal agar bisa melaksanakan tugas tanpa rasa takut," ujar Yaqut.

Strategi Pengamanan yang Diformulasikan

Untuk mengatasi situasi ini, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah di Papua telah merumuskan beberapa strategi pengamanan. Pertama, penempatan ASN di wilayah rawan akan selalu diiringi oleh personel keamanan. Kedua, pemerintah daerah diminta menyediakan tempat tinggal yang aman dan terjaga ketat bagi ASN.

Ketiga, akan dibentuk tim rapid response yang siap mengerahkan bantuan keamanan dalam waktu singkat jika terjadi serangan terhadap ASN. Keempat, pemerintah pusat akan memberikan pelatihan khusus bagi ASN mengenai protokol keamanan saat bertugas di daerah rawan konflik.

Tanggapan Pemerintah Daerah

Gubernur Papua Lukas Enembe menyambut baik arahan dari Mendagri. Pemerintah Provinsi Papua sudah menyiapkan langkah-langkah konkret untuk memperkuat pengamanan ASN. "Kita akan meningkatkan koordinasi dengan TNI/Polri untuk menyediakan pengamanan maksimal bagi ASN. Selain itu, kita juga akan membangun pos-pos pengamanan di beberapa titik kritis di seluruh kabupaten/kota di Papua," jelas Lukas Enembe.

Sementara itu, Bupati Mimika Eltinus Tambalo menyatakan telah membentuk satuan khusus yang terdiri dari aparat keamanan dan ASN untuk melakukan patroli rutin di wilayahnya. "Kita juga akan menerapkan sistem informasi warga untuk mendeteksi dini potensi gangguan keamanan. Dengan demikian, ASN bisa bekerja dengan aman dan nyaman," tambahnya.

Komitmen Pemerintah

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan komitmen pemerintah memberikan perlindungan maksimal bagi ASN di Papua. "Pemerintah tidak akan mengizinkan adanya intimidasi atau kekerasan terhadap ASN. Mereka adalah perwakilan negara yang harus dilindungi. Kami akan memastikan semua ASN di Papua bisa bekerja dengan aman dan nyaman," tegas Mahfud.

Untuk mendukung langkah ini, pemerintah pusat akan menambah anggaran untuk pengamanan ASN di Papua. Anggaran tersebut akan digunakan untuk membangun infrastruktur keamanan, memberikan alat pelindung diri, serta meningkatkan kualitas personel keamanan yang bertugas melindungi ASN.

Harapan untuk Pembangunan Papua

Dengan adanya pengamanan yang diperkuat, diharapkan ASN dapat bekerja dengan optimal dalam membantu pembangunan di Papua. Pemerintah berkomitmen untuk mendorong percepatan pembangunan di Papua melalui berbagai program seperti infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa keamanan adalah prasyarat utama untuk pembangunan. "Tanpa keamanan, pembangungan tidak akan berjalan maksimal. Oleh karena itu, kami akan memastikan situasi keamanan di Papua stabil sehingga ASN bisa fokus melayani masyarakat dan mendorong pembangunan di daerah ini," pungkasnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Dewi Lestari

Penulis kesehatan & nutrisi. Fokus pada topik gizi keluarga dan pola hidup sehat alami.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter