24, 2026 ID
Kalimantan Barat

Legislator Kalbar Minta Pemda Gencarkan Kampanye Penggunaan Masker

PONTIANAK – Anggota DPRD Kalimantan Barat (Kalbar) mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk lebih gencar mengampanyekan penggunaan masker di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan. Kampanye ini dinilai s

Legislator Kalbar Minta Pemda Gencarkan Kampanye Penggunaan Masker

PONTIANAK – Anggota DPRD Kalimantan Barat (Kalbar) mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk lebih gencar mengampanyekan penggunaan masker di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan. Kampanye ini dinilai strategis, terutama untuk melindungi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta warga dengan penyakit bawaan.

Pemda Diminta Aktif Sosialisasi di Seluruh Wilayah

Legislator Kalbar menilai sosialisasi penggunaan masker masih belum merata, khususnya di daerah pedalaman yang akses informasinya terbatas. Ia meminta Dinas Kesehatan dan instansi terkait memperluas jangkauan edukasi hingga ke tingkat kecamatan dan desa, tidak hanya terpusat di kota-kota besar seperti Pontianak dan Singkawang.

Menurutnya, kampanye masker perlu dilakukan melalui berbagai kanal, mulai dari media sosial, spanduk, hingga kegiatan langsung seperti penyuluhan di pasar tradisional dan sekolah. Pendekatan ini dinilai efektif untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat Kalbar yang tersebar di 14 kabupaten dan kota.

Legislator tersebut juga menyoroti pentingnya ketersediaan masker yang terjangkau di pasaran. Ia mengusulkan Pemda bekerja sama dengan dunia usaha dan distributor untuk memastikan stok masker mencukupi, termasuk di wilayah perbatasan dan daerah terpencil yang kerap mengalami kelangkaan barang kebutuhan pokok.

Selain distribusi, harga masker juga menjadi perhatian. Ia berharap pemerintah dapat menjaga harga masker tetap stabil agar masyarakat tidak keberatan membelinya. Jika perlu, masker bisa dibagikan gratis kepada warga kurang mampu melalui puskesmas, posyandu, dan desa siaga.

Anggota dewan itu menambahkan, kebiasaan memakai masker sebaiknya dijadikan budaya baru, bukan sekadar respons saat kondisi darurat. Dengan pembiasaan yang dimulai dari lingkungan keluarga dan sekolah, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat Kalbar dalam menjaga kesehatan meningkat secara berkelanjutan.

Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin protokol kesehatan di tengah mobilitas masyarakat yang mulai kembali normal. Kerumunan di pasar, pelabuhan, dan tempat ibadah dinilai berpotensi menjadi titik rawan penularan penyakit, sehingga penggunaan masker perlu terus diingatkan.

Menanggapi hal tersebut, kalangan pemangku kepentingan di daerah menilai usulan ini sejalan dengan upaya menjaga kesehatan masyarakat Kalbar. Kampanye yang masif dan berkelanjutan diharapkan mampu menekan angka penularan penyakit, sekaligus membangun kesadaran masyarakat untuk hidup lebih sehat.

Masyarakat diimbau untuk selalu menyediakan masker di rumah dan membawanya saat beraktivitas di luar ruangan. Dengan kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan warga, upaya pencegahan penyebaran penyakit di Kalimantan Barat diharapkan berjalan lebih optimal.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag