17, 2026
Nasional

Jelang Persija vs Persib, The Jakmania Berkomitmen Tak Sebar Provokasi

Hesti Kusuma
Hesti Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Jelang Laga Derby, The Jakmania Komitmen Hindari Provokasi

Sejumlah suporter Persija Jakarta, yang dikenal dengan sebutan The Jakmania, mengumumkan komitmen untuk tidak melakukan provokasi jelang pertandingan kontra Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1 2023. Komitmen ini diumumkan dalam sebuah pernyataan resmi yang diterima oleh media, beberapa hari sebelum laga yang dijuluki "Derby Ibukota" tersebut digelar.

Dalam pernyataan tersebut, The Jakmania menegaskan bahwa mereka fokus untuk mendukung tim kesayangan mereka tanpa harus melakukan provokasi terhadap suporter tim lawan. Mereka menyatakan bahwa persahabatan dan sportivitas harus menjadi prioritas utama dalam setiap pertandingan sepak bola, terutama dalam pertandingan yang begitu penuh gengsi seperti ini.

Komitmen untuk Sportivitas

"Kami sebagai suporter setia Persija Jakarta ingin menunjukkan bahwa kami adalah suporter yang dewasa dan sportif. Laga melawan Persib selalu menjadi pertandingan yang special, tetapi kami percaya bahwa persahabatan antar suporter harus tetap terjaga," ucap perwakilan The Jakmania dalam pernyataan resminya.

The Jakmania juga mengimbau kepada seluruh anggotanya untuk tetap menjaga etika dan fair play selama pertandingan berlangsung. Mereka menekankan bahwa dukungan kepada tim harus dilakukan dengan cara yang positif, tanpa harus mencemarkan nama baik suporter Persija atau sepak bola Indonesia pada umumnya.

Pertemanan yang Ditunggu-tunggu

Pertandingan antara Persija dan Persib selalu menjadi yang paling ditunggu-tunggu dalam setiap musim kompetisi. Laga yang sering disebut sebagai "Derby Ibukota" ini selalu memanas dan penuh gengsi, baik di lapangan maupun di tribun. Kedua tim memiliki basis suporter yang fanatik dan jumlahnya sangat banyak, yakni The Jakmania untuk Persija dan The Bobotoh untuk Persib.

Dalam musim ini, pertandingan ini diperkirakan akan semakin seru karena kedua tim sedang bersaing ketat di papan atas klasemen sementara Liga 1. Persija dan Persib sama-sama memiliki ambisi untuk meraih gelar juara, sehingga pertemuan langsung antara keduanya menjadi sangat penting bagi perjuangan mereka di kompetisi.

Persiapan Khusus dari Kepolisian

Menyadari potensi kekerasan yang bisa terjadi, pihak kepolisian telah menyiapkan langkah-langkah preventif untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama pertandingan berlangsung. Polri akan mengerahkan personel dalam jumlah cukup untuk mengamankan jalannya pertandingan, terutama di sekitar stadion dan rute perjalanan kedua tim suporter.

Sejarah Panas Derby Ibukota

Sejarah pertemuan antara Persija dan Persib memang tidak selalu berlangsung harmonis. Dalam beberapa pertandingan sebelumnya, sering kali terjadi bentrokan antar suporter yang berujung pada kerusuhan. Insiden terburuk terjadi pada tahun 2018 lalu, di mana kerusuhan yang melibatkan suporter Persija dan Persib menewaskan seorang pendukung Persib, Haringga Sirila.

Insiden tersebut menjadi pukulan telak bagi dunia sepak bola Indonesia, dan sejak saat itu berbagai upaya telah dilakukan untuk mencegah terulanginya hal serupa. Komitmen dari kedua kelompok suporter untuk lebih dewasa dan sportif menjadi salah satu solusi yang diharapkan dapat mencegah terjadinya kerusuhan di masa depan.

Harapan untuk Laga yang Sehat

Dengan komitmen yang dinyatakan oleh The Jakmania, diharapkan para suporter Persib juga akan menunjukkan sikap yang serupa. Pertandingan sepak bola seharusnya menjadi ajang untuk menunjukkan kekuatan tim di lapangan, bukan untuk saling menyerang di tribun.

Dengan begitu, semua pihak, termasuk suporter, pemain, ofisial pertandingan, dan penyelenggara, berharap pertandingan Derby Ibukota kali ini dapat menjadi contoh positif bagi pertandingan sepak bola di Indonesia di masa depan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hesti Kusuma

Peneliti muda yang tertarik pada data, inflasi, dan daya beli masyarakat.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter