17, 2026
Nasional

Innalillahi, Putri Sulung Jenderal Hoegeng Meninggal

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/09/08/6a9faecd0c831-pengumuman-wafatnya-putri-sulung-jenderal-hoegeng-reni-soerjanti-hoegeng_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Fajar Hidayat
Fajar Hidayat Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

Innalillahi, Putri Sulung Jenderal Hoegeng Meninggal Dunia

Reni Soerjanti Hoegeng, putri sulung dari mantan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Imam Santoso, telah meninggal dunia pada usia 78 tahun. Informasi tentang wafatnya Reni Soerjanti Hoegeng ini dibenarkan oleh keluarga melalui pengumuman resmi yang diterbitkan pada Rabu (8/9/2023).

Dalam pengumuman yang ditandatangani oleh adiknya, Togar P. Hoegeng, disebutkan bahwa Reni Soerjanti Hoegeng menghembuskan nafas terakhirnya di RS Siloam Semanggi, Jakarta Selatan, pada pukul 09.00 WIB. Jenazahnya akan disemayamkan di Rumah Duka Jl. Teuku Cik Ditiro No. 15, Menteng, Jakarta Pusat.

Prosesi Pemakaman

Keluarga mengumumkan bahwa prosesi pemakaman akan dilaksanakan pada hari yang sama, Rabu (8/9/2023). Jenazah akan dimakamkan di Taman Pemakaran San Diego Hill, Karawang, Jawa Barat. Keluarga mengharapkan agar tidak ada upacara pelepasan formal dan hanya akan dihadiri oleh keluarga terdekat serta sahabat-sahabat dekat almarhumah.

Dalam pengumumannya, keluarga menuliskan, "Dengan tulus dan ikhlas kami keluarga besar Hoegeng menginformasikan bahwa almarhumah Bpk. Reni Soerjanti Hoegeng telah meninggal dunia pada hari ini, Rabu, 8 September 2023, pukul 09.00 WIB di RS Siloam Semanggi. Insya Allah jenazah akan dimakamkan pada hari ini juga di TPU San Diego Hill."

Profil Reni Soerjanti Hoegeng

Reni Soerjanti Hoegeng lahir sebagai anak pertama dari empat bersaudara dari pasangan Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Imam Santoso dan Siti Kamariyah. Ia memiliki tiga orang adik, yaitu Togar P. Hoegeng, Indra B. Hoegeng, dan Rina S. Hoegeng.

Selama hidupnya, Reni dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan dekat dengan keluarga. Meski sebagai putra seorang tokoh polisi yang terkenal, ia memilih menjalani kehidupan yang sederhana dan lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga.

Kehidupan Pribadi dan Dedikasi

Reni Soerjanti Hoegeng menikah dengan seorang pria bernama Budi Santoso dan telah dikaruniai tiga orang anak. Ia diketahui pernah aktif dalam beberapa kegiatan sosial, terutama yang berhubungan dengan pendidikan dan kesejahteraan anak-anak.

Dalam berbagai kesempatan, Reni sering menyatakan kecintaannya pada ayahnya, Jenderal Hoegeng. Ia kerap mengenang nasihat dan kebijaksanaan yang diberikan sang ayah, terutama mengenai integritas dan pengabdian kepada negara.

Warisan dari Jenderal Hoegeng

Jenderal Hoegeng Imam Santoso sendiri adalah salah satu figur polisi yang sangat dihormati dalam sejarah Indonesia. Ia menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia dari tahun 1968 hingga 1971. Nama Hoegeng melekat sebagai polisi yang berintegritas tinggi dan tidak pernah terlibat dalam praktik korupsi.

Warisan moral dan etika yang ditinggalkan oleh Jenderal Hoegeng terus diwariskan kepada keluarganya. Reni Soerjanti Hoegeng, sebagai putri sulung, selalu berusaha menjaga nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Belasungkawa dari Berbagai Pihak

Setelah pengumuman wafatnya Reni Soerjanti Hoegeng beredar, banyak pihak menyampaikan belasungkawa. Mereka yang pernah dekat dengan keluarga Hoegeng mengenang Reni sebagai sosok yang hangat dan penyayang.

Sahabat-sahabatnya dari masa kecil hingga dewasa mengungkapkan kepergian Reni sebagai sebuah kehilangan yang besar. Mereka mengenang Reni sebagai tembaan yang selalu siap membantu dan menyelesaikan masalah dengan cara yang damai dan bijaksana.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Reni Soerjanti Hoegeng. Ia menyebutkan bahwa keluarga besar Polri turut berduka atas kepergian putri sulung dari mantan Kapolri yang legendaris tersebut.

Kenangan Terakhir

Dalam kenangan terakhirnya, keluarga dan sahabat-sahabat Reni menggambarkannya sebagai sosok yang selalu menempatkan keluarga sebagai prioritas utama. Meski kesibukannya, ia selalu menemukan waktu berkualitas bersama anak-anak dan cucu-cucunya.

Reni Soerjanti Hoegeng dikenal juga sebagai pecinta sastra dan seni. Ia sering menghadiri berbagai acara pameran seni dan membantu para seniman muda untuk mengembangkan bakat mereka. Waraba cintanya terhadap seni dan budaya terus diwariskan kepada generasi melaui berbagai kegiatan yang ia lakukan.

Kepergian Reni Soerjanti Hoegeng meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga besar Hoegeng dan semua pihak yang pernah dekat dengannya. Semoga almarhumah diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Fajar Hidayat

Penulis berita kesehatan nasional dan kebijakan layanan medis.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter