Pramono Buka Suara soal Temuan Botol Miras dan Pungli di Kalijodo
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Berpotensi Hujan Siang Hari
JAKARTA - Wali Kota Jakarta Pramono Anung memberikan respons terkait temuan botol miras dan praktik pungutan liar (pungli) di kawasan Kalijodo. Dalam keterangannya, Pramono menegaskan pihaknya akan menindak tegas segala bentuk kegiatan ilegal, termasuk penjualan minuman keras dan pungutan liar yang meresahkan masyarakat.
Temuan di Kalijodo
Temuan botol miras dan praktik pungli di Kalijodo menjadi perhatian serius pemerintah provinsi. Sejumlah warga melaporkan adanya penjualan minuman keras dalam kemasan botol yang marak di beberapa warung di kawasan tersebut. Selain itu, praktik pungutan liar juga dilaporkan terjadi di beberapa titik, terutama pada malam hari.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Andhi Pramono, mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait masalah ini. "Kami telah menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya kegiatan ilegal di Kalijodo. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan mengizinkan segala bentuk kegiatan yang meresahkan masyarakat," ujarnya.
Langkah Tegas Pemerintah
Menanggapi temuan tersebut, Pramono Anung menyatakan akan segera mengambil langkah tegas. Ia memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan penindakan terhadap pelaku penjualan miras dan praktik pungli.
Selain itu, pemerintah juga akan memeriksa izin usaha para pedagang di kawasan Kalijodo. "Kami akan memastikan semua pedagang memiliki izin usaha yang lengkap dan mematuhi peraturan yang berlaku," tambahnya.
Reaksi Warga
Warga sekitar Kalijodo menyambut baik langkah yang akan diambil pemerintah. Mereka mengaku sudah merasa resah dengan keberadaan penjualan miras dan praktik pungli yang marak di kawasan tersebut.
Diketahui, Kalijodo merupakan salah satu kawasan yang cukup padat penduduk dan menjadi tempat wisata malam di Jakarta. Sejumlah warung dan kedai makan beroperasi di kawasan ini hingga larut malam.
Koordinasi dengan Pihak Terkait
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk memerangi kejahatan di kawasan Kalijodo. "Kami akan bekerja sama dengan Polri untuk memastikan keamanan dan ketertiban di kawasan ini terjaga," jelas Pramono.
Sementara itu, Kepala Polres Jakarta Utara, Komisaris Besar Polisi Andrianto, mengatakan pihaknya siap mendukung langkah pemerintah. "Kami akan melakukan patroli intensif di kawasan Kalijodo untuk mencegah segala bentuk kejahatan," ujarnya.
Langkah Jangka Panjang
Selain penindakan tegas, pemerintah juga berencana melakukan berbagai langkah jangka panjang untuk mencegah kekerasan dan kejahatan di Kalijodo. Salah satunya adalah dengan membangun sarana dan prasarana yang memadai serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Dengan langkah-langkah yang diambil pemerintah, diharapkan kondisi di Kalijodo dapat segera membaik dan kawasan ini kembali menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk dikunjungi.
Komentar (0)